PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKAbu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbang ke Bogor Hingga Puncak
    Melirik

    Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbang ke Bogor Hingga Puncak

    Abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mencapai sejumlah wilayah di Bogor

    2 menit bacaRedaksi
    ☕️ Traktir Kopi
    Bagikan:
    Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbang ke Bogor Hingga Puncak
    Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbang ke Bogor Hingga Puncak.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM — Abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mencapai sejumlah wilayah di Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (6/9/2026). Fenomena tersebut terlihat dari abu halus yang menempel di rumah, kendaraan, hingga fasilitas publik.

    Di Ciawi, Kabupaten Bogor, abu vulkanik tampak menempel pada sejumlah besar kendaraan yang terparkir maupun melintas. Lapisan abu terlihat menutupi bagian bodi dan kaca kendaraan, sementara sebagian warga yang beraktivitas di luar rumah mengenakan masker untuk mengurangi paparan debu. Abu vulkanik juga dilaporkan mencapai kawasan Puncak, Kabupaten Bogor sejak Hari Minggu pagi (6/9/2026).

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang bergerak ke arah timur laut hingga selatan. Berdasarkan analisis citra satelit pada Minggu pukul 08.00 WIB, terdapat dua klaster sebaran abu yang mencakup wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu.

    Untuk sebaran pada ketinggian hingga 20.000 kaki, abu bergerak ke arah timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya. Sementara itu, pada ketinggian hingga 50.000 kaki, sebaran abu bergerak ke arah barat daya hingga barat laut.

    Paparan abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan serta menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan riwayat asma atau gangguan pernapasan dianjurkan lebih membatasi aktivitas di luar ruangan.

    Masyarakat yang menemukan abu menempel pada kendaraan disarankan tidak langsung mengusap permukaannya dalam kondisi kering karena dapat menimbulkan goresan. Kendaraan sebaiknya dibilas dengan air terlebih dahulu sebelum dibersihkan. Warga juga dapat menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar ruangan.

    BMKG menyatakan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau dilakukan secara intensif selama 24 jam, termasuk terhadap dampaknya pada atmosfer, penerbangan, dan kondisi laut di sekitar Selat Sunda.

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan sehubungan dengan intensitas meningkatnya sebaran abu vulkanik yang disebabkan erupsi Gunung Anak Krakatau Ia menghimbau kepada warga masyarakat agar tidak panik.

    Bahkan, Saat ini pembelajaran sekolah diterapkan secara Daring sejak Hari Senin tanggal 7 September 2026.

    Baca Juga :
    • Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    • Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    "Untuk wilayah-wilayah yang intensitas debu-nya tinggi seperti Bogor dan Sukabumi serta daerah lainnya yang memang ada intensitas sebaran abu vulkaniknya tinggi maka para Kepala Sekolah terhitung mulai hari Senin tanggal 7 September bisa mengambil keputusan membuat sistem pembelajaran secara Daring dirumahnya masing-masing berdasarkan pertimbangan kondisi dilapangan agar sistem pembelajaran tetap bisa dilaksanakan," tutur KDM melalui unggahan video diberbagai Whatsapp Grup pada Senin (7/9).

    Masyarakat di Bogor diimbau tidak panik, tetapi tetap mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan arah sebaran abu. Warga juga dianjurkan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas, iritasi mata berat, atau keluhan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik.

    Hingga saat ini, abu yang menempel pada kendaraan dan permukaan bangunan menjadi salah satu tanda sebaran material vulkanik telah mencapai wilayah Ciawi dan sekitarnya hingga kawasan Puncak Kabupaten Bogor. (Adeas/Fik).

    Penulis: Redaksi|Editor: Redaksi
    ☕️ Traktir Kopi
    #Puncak#JawaBarat#BPBD#BencanaAlam#Bogor#Ciawi

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua