Bebersih Sampah di Hulu Sungai Ciliwung Puncak Libatkan Anak Usia Dini
Dalam rangka memperingati Hari Sungai Sedunia 2026 berbagai kegiatan dilakukan, Ratusan warga dari berbagai elemen terlibat aksi bersih-bersih sampah disalah satu hulu Sungai Ciliwung tepatnya sekitar Fun Campus, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor

CISARUA, PENAPUBLIK.COM - Dalam rangka memperingati Hari Sungai Sedunia 2026 berbagai kegiatan dilakukan, Ratusan warga dari berbagai elemen terlibat aksi bersih-bersih sampah disalah satu hulu Sungai Ciliwung tepatnya sekitar Fun Campus, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Pada Minggu pagi (27/9/2026).
Menurut Tedja Kusuma, Koordinator Segmen 1 Puncak menuturkan bahwa tahun 2026 ini terdapat sekitar delapan titik kegiatan dari wilayah hulu hingga hilir. Kegiatan utama dilaksanakan di kawasan SMP Negeri 34 Depok, sementara salah satu lokasi di bagian hulu dipilih yakni area Fun Campus Puncak, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
"Pemilihan lokasi hulu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi teknis dan aksesibilitas dijalur Puncak, khususnya karena kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu. Lokasi yang relatif mudah dijangkau diharapkan dapat memudahkan seluruh peserta untuk ikut berpartisipasi," terang Tedja yang juga pendiri komunitas Rungkun Awi Puncak.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan juga penanaman secara simbolis sebanyak 10 pohon yang menjadi langkah awal sebelum kegiatan penghijauan diperluas pada musim hujan yang diperkirakan mulai berlangsung secara masif pada November berdasarkan informasi BMKG.
"Dari kegiatan pembersihan, terkumpul sekitar 1,35 ton atau 1.350 kilogram sampah diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai unsur, antara lain PLN, Kementerian Lingkungan Hidup, DLH Kabupaten Bogor, BMKG, komunitas lingkungan, serta masyarakat lokal termasuk komunitas Pondok Akar," jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut masyarakat diajak untuk semakin peduli terhadap keberadaan sungai. Sungai bukan hanya berfungsi sebagai bagian dari ekosistem, tetapi juga merupakan salah satu lambang peradaban manusia.
"Yuk, kita sama-sama lebih sayang kepada sungai. Sungai ini lambang peradaban. Kalau sungainya baik, orang-orangnya insyaAllah baik. Sungai juga menjadi indikator bagi kehidupan makhluk lainnya. Keberadaan sungai juga berkaitan erat dengan keanekaragaman hayati (biodiversity). Ketika kondisi sungai mengalami kerusakan, keanekaragaman hayati yang bergantung pada ekosistem Sungai juga berpotensi mengalami penurunan," harapnya.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan program pemerintah mengenai tobat ekologis, yaitu sebuah ajakan untuk bersama-sama memperbaiki dan menjaga lingkungan. Upaya tersebut tidak dapat hanya dilakukan oleh Pemerintah atau masyarakat, tetapi membutuhkan dukungan dari dunia usaha serta stakeholder lainnya.

"Kolaborasi dengan berbagai pihak, gerakan menjaga Sungai dan memulihkan lingkungan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, dari hulu hingga hilir," tuturnya.
Ditempat yang sama, Dede Rahmat, Juru bicara Karukunan Wargi Puncak (KWP) menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam rangka Hari Sungai Sedunia tahun 2026 ini.
"Alhamdulillah, antusiasme yang luar biasa dari masyarakat, teman-teman komunitas Team Orange, Pepeling Puncak, dan elemen dari berbagai instansi, di antaranya Kepala Desa Tugu Utara, KLH RI, DLH Kabupaten Bogor dan juga PLN," ucapnya.
Dalam kegiatan tersebut kata Dede, sampah yang berhasil dikumpulkan kurang lebih mencapai 1.350 kilogram dan selanjutnya akan diangkut oleh Tim Reaksi Cepat dari teman-teman Eco Village Megamendung.
"Mudah-mudahan kondisi kebersihan hulu Sungai Ciliwung jauh lebih baik. Yang menggembirakan, anak-anak juga kami libatkan dalam kegiatan pembersihan sekaligus edukasi lingkungan. Mereka dapat kembali menikmati Sungai Ciliwung yang lebih bersih. Anak-anak bermain dan mandi dengan penuh suka cita. Bahkan setelah kegiatan selesai, mereka masih dengan antusias mengikuti sesi dongeng sambil menunggu acara penutupan." pungkasnya.
Reporter : Taufik
ARTIKEL TERKAIT
MelirikPengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
MelirikSungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
MelirikInspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
MelirikWujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
MelirikMasa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum
Melirik