PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIK10 Hektar Lahan Pertanian Di Ciawi Terancam, Karna Aliran Irigasi Tidak Berfungsi
    Melirik

    10 Hektar Lahan Pertanian Di Ciawi Terancam, Karna Aliran Irigasi Tidak Berfungsi

    Warga Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terpaksa menghadapi kekeringan selama dua tahun akibat aliran irigasi yang tak berfungsi. Gagalnya distribusi air dari Irigasi Cipalayangan di Desa Banjarsari mengancam lahan pertanian seluas 10 hektar dan mengganggu sanitasi warga Banjarwaru di empat RT.

    13 April 2025 pukul 09.02 WIBIwans
    Bagikan:
    10 Hektar Lahan Pertanian Di Ciawi Terancam, Karna Aliran Irigasi Tidak Berfungsi
    10 Hektar Lahan Pertanian Di Ciawi Terancam, Karna Aliran Irigasi Tidak Berfungsi.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    CIAWI, PENAPUBLIK.COM – Warga Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terpaksa menghadapi kekeringan selama dua tahun akibat aliran irigasi yang tak berfungsi. Gagalnya distribusi air dari Irigasi Cipalayangan di Desa Banjarsari mengancam lahan pertanian seluas 10 hektar dan mengganggu sanitasi warga Banjarwaru di empat RT.

    Ajat Sudrajat, Ketua RT 02 RW 05 Desa Banjarwaru, mengeluhkan kelambanan penanganan selama ini, kesehatan lingkungan juga terdampak hingga membuat warga frustasi.

    "Sudah dua tahun irigasi ini mati. Pertanian terganggu, bahkan limbah rumah tangga menumpuk karena saluran pembuangan ikut terganggu. Kalau dibiarkan, bukan hanya panen yang gagal, warga bisa terkena penyakit," tegasnya, Sabtu (12/4/2025).

    Ketua Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip), Ujang Kamun- Uka sapaan akrabnya menuntut tindakan konkret dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

    Baca Juga :
    • Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    • Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    "Ini bukan sekadar kelalaian, tapi pembiaran Dinas PUPR harus segera turun tangan. Kalau perlu, kami akan eskalisasi ke tingkat provinsi," tegas Uka.

    Ia menegaskan, perbaikan irigasi seharusnya menjadi prioritas mengingat dampaknya yang meluas. "Masalah ini sudah terlalu lama. Warga tidak bisa terus mengandalkan swadaya," tambahnya.

    Berdasarkan pantauan lapangan, aliran Irigasi Cipalayangan terhambat sedimentasi dan kerusakan struktur, membuat air tidak sampai ke Desa Banjarwaru yang berjarak 2 kilometer dari hulu.

    Meski warga pernah berinisiatif membersihkan, upaya mereka tidak maksimal karena keterbatasan sumber daya. "Ini butuh anggaran pemerintah. Kami hanya bisa kerja bakti seadanya,"ujar salah satu warga, Desa Banjarwaru, Deni.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor terkait rencana perbaikan. Meski masalah ini sudah disampaikan kepada UPT Insfratruktur Irigasi Kelas A Wilayah Ciawi beberapa bulan lalu. (One/Redaksi)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua