PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIK20 Tahun Sinergitas TSI Bersama PSSP IPB, Temukan 5 Spesies Primata Endemik
    Melirik

    20 Tahun Sinergitas TSI Bersama PSSP IPB, Temukan 5 Spesies Primata Endemik

    Taman Safari Indonesia (TSI) bersama Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam kurun waktu hampir 20 tahun ini menjalin sinergitas dan memperkuat kerjasama serta berupaya memberikan kontribusi terhadap pengembangan dunia pendidikan terutama satwa liar

    24 Oktober 2019 pukul 11.08 WIBIwans
    Bagikan:
    20 Tahun Sinergitas TSI Bersama PSSP IPB, Temukan 5 Spesies Primata Endemik
    20 Tahun Sinergitas TSI Bersama PSSP IPB, Temukan 5 Spesies Primata Endemik.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com - Taman Safari Indonesia (TSI) bersama Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam kurun waktu hampir 20 tahun ini menjalin sinergitas dan memperkuat kerjasama serta berupaya memberikan kontribusi terhadap pengembangan dunia pendidikan terutama satwa liar.  Dari kerjasama tersebut sedikitnya 5 primata endemik ditemukan di Kepulauan Mentawai yang harus dilindungi. Menurut Huda Darusman, Kepala Pusat Studi Satwa Primata (PSSP - IPB) yang ditemui usai acara Advisory Board Meeting Primate Reseacrh Center IPB University bertempat di Royal Safari Garden mengatakan 5 spesies primata yang dianggap langka itu seperti Simakobu atau Monyet Ekor Babi (Simias Concolor), Bokkoi atau Beruk Mentawai (Macaca Pagensis), Joja atau Lutung Mentawai (Presbytis potenziani), Bilou atau siamang Kerdil (Hylobates Klosii). Menurut pihaknya, Taman Nasional Siberut di Kepulauan Mentawai memiliki beberapa spesies primata endemik yang belum diteliti. Oleh sebab itu, kerjasama dengan TSI akan rencana-nya akan membangun dan melaksanakan program konservasi untuk 5 spesies primata endemik di Kepulauan Mentawai. "Kalau ini benar-benar dipelajari, berhasil menunjukan ke orang-orang sebagai produk edukasi, mereka akan lebih menghargai Indonesia sebagai Negara besar. Tidak perlu pergi ke Amazon mencari hewan-hewan aneh di Indonesia lebih banyak, setidaknya 5 spesies sudah ditemukan dan itu masih terus kita pelajari apakah ada keragaman genetik yang lainnya. Kami bersyukur dapat support penuh dari TSI," tuturnya, Pada Rabu (23/10/2019). Hal senada dikatakan Jansen Manansang, Direktur Taman Safari Indonesia, Program konservasi di Kepulauan Mentawai adalah program besar, program nasional yang mendunia. Pihaknya terus fokus melakukan penelitian lapangan tentang populasi dan habitat primata endemik di sana. "Saat ini kami masih fokus mencarikan data terkait primata dari Mentawai ini. Kemarin kami sudah berhasil menemukan beberapa penyakit primata," ungkapnya. Masih kata Jansen, Pihaknya mengaku bahwa kerjasama dengan PSSP IPB ini terjalin setidaknya sudah hampir 20 tahun lamanya. " Ya cukup baguslah kerjasama ini, ditambah pula hari ini kita adakan training menghadirkan 2 orang Profesor dari Eropa dan Amerika. Untuk training ini dari PSSP lah yang support dokter-dokter di kita sampai naik kualiti-nya." pungkas Jansen. Reporter : Taufik Hidayat

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedPARIWISATA
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua