PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKAktivis Pepeling : Sungai Cisarua Sudah Sangat Tercemar dan Mengerikan Perlu Penanganan Serius
    Melirik

    Aktivis Pepeling : Sungai Cisarua Sudah Sangat Tercemar dan Mengerikan Perlu Penanganan Serius

    Permasalahan sampah dikawasan pariwisata Puncak memang tidak pernah ada habisnya terlebih lagi di wilayah aliran Sungai Cisarua, Tumpukan demi tumpukan sampah berbagai jenis mulai dari sampah plastik kecil hingga berukuran besar

    09 September 2019 pukul 15.01 WIBIwans
    Bagikan:
    Aktivis Pepeling : Sungai Cisarua Sudah Sangat Tercemar dan Mengerikan Perlu Penanganan Serius
    Aktivis Pepeling : Sungai Cisarua Sudah Sangat Tercemar dan Mengerikan Perlu Penanganan Serius.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com - Permasalahan sampah dikawasan pariwisata Puncak memang tidak pernah ada habisnya terlebih lagi di wilayah aliran Sungai Cisarua, Tumpukan demi tumpukan sampah berbagai jenis mulai dari sampah plastik kecil hingga berukuran besar, Pampers, Perabotan rumah tangga, Kotoran dari Pasar Cisarua bahkan bau bangkai hewan pun ada mengitarinya. Tak pelak, Hal ini membuat miris dan rasa prihatin beberapa kalangan seperti diungkapkan Iwan Meichin, Warga Kampung Pasanggrahan Citeko dan salah satu aktivis Pegiat Peduli Lingkungan (Pepeling) menilai apa yang terjadi di Sungai Cisarua saat ini sudah sangat krodit, Sehingga perlu adanya perhatian dan penanganan serius serta kebijakan yang riil khususnya dari Pemerintah Kabupaten Bogor. "Iya saat ini Sungai Cisarua sudah sangat memprihatinkan kondisinya, Disini bukan hanya sampah biasa saja tetapi sampah dan bangkai hewanpun ada. Sangat mengerikan," kata Iwan Meichin yang juga terlibat aktif dalam setiap diskusi dilingkungan KLHK RI ini.

    Iwan Meichin, Aktivis Pepeling
    Iwan Meichin, Aktivis Pepeling
    Diakui Iwan, Meskipun dirinya pernah melihat aksi bebersih Sungai Cisarua yang dilakukan Muspika dan gagasan DLH Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu terkait akan adanya kunjungan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ke Pasar Cisarua seharusnya ada keberlanjutan dalam melaksanakan kegiatan tersebut. "Pemerintah baik itu Desa atau Kecamatan harus benar-benar serius menangani permasalahan di Sungai Cisarua ini, Jangan hanya ada kunjungan Gubernur saja dibersihkan tetapi setelah itu dibiarkan begitu saja. Bahkan sungai disini sudah dalam level luar biasa dan siapapun itu yang buang sampah harus benar-benar ditindak, yang perlu dibina ya dibina," tegasnya. Hal senada dikatakan Solihin, Warga Kopo yang sama-sama aktif di Komunitas Pepeling mengaku bahwa kegiatan bersih-bersih Sungai Cisarua jangan hanya euforia semata kemudian tidak ada kelanjutan yang jelas. "Penanganan sampah itu bukan seperti menangani anak bayi sedang nangis dan berselfi ria pamer di sosmed saja, Disitu harus ada solusi keberlanjutan yang jelas dan pasti. Ada peraturan tetapi jika tidak ada solusi itu sama saja bohong. Saya mohon baik itu Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kecamatan dengan Dinas terkait harus benar-benar berperan aktif dan serius menangani masalah sampah terutama dialiran Sungai Cisarua yang saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan mengerikan." pungkasnya. Reporter : Taufik Hidayat

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedLINGKUNGAN#Sampah#Pepeling
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua