PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKAktivis WALHI Soroti Sampah APK Pasca Pilkada 2024
    Melirik

    Aktivis WALHI Soroti Sampah APK Pasca Pilkada 2024

    Sampah pasca pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 terpantau masih dalam kondisi berserakan, Baik di sudut Kota/Kabupaten sehingga menimbulkan kesan kumuh, Padahal Pj. Bupati Bogor Bachril Bakri telah melaksanakan upaya aksi bersih baliho dan poster sesuai perintah atau instruksi Presiden.

    16 Desember 2024 pukul 11.45 WIBIwans
    Bagikan:
    Aktivis WALHI Soroti Sampah APK Pasca Pilkada 2024
    Aktivis WALHI Soroti Sampah APK Pasca Pilkada 2024.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Sampah pasca pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 terpantau masih dalam kondisi berserakan, Baik di sudut Kota/Kabupaten sehingga menimbulkan kesan kumuh, Padahal Pj. Bupati Bogor Bachril Bakri telah melaksanakan upaya aksi bersih baliho dan poster sesuai perintah atau instruksi Presiden pada (12/12) kemarin. Menyikapi hal tersebut, Manajer WALHI Nasional, Feri Widodo mengatakan secara tegas bahwa kegiatan bersih-bersih baliho atau Alat Peraga Kampanye (APK) seharusnya tidak hanya dilakukan sebagai formalitas belaka, Melainkan harus benar-benar mencerminkan komitmen Pemerintah Daerah terhadap kebersihan lingkungan dan tata kelola yang baik. "Faktanya masih ditemukan sampah APK yang tertinggal hingga ke pelosok Desa, bahkan dibakar secara sembarangan, menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini perlu evaluasi menyeluruh," kata Feri. Lanjutnya kata Feri, Pembakaran sampah secara terbuka tidak hanya melanggar prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan bahkan bisa mencemari udara. "Ke depannya, kami berharap Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya menjadikan kegiatan seperti ini sekadar penyerapan anggaran, tetapi juga memastikan langkah-langkah yang konkret untuk mengedukasi petugas dan masyarakat mengenai tata kelola sampah yang benar. Jangan sampai ini menjadi laporan asal bapak senang yang berisiko mencederai kepercayaan publik," ujarnya pada Minggu (15/12). Sementara itu Dwi Retnastuti, Dewan WALHI Nasional Bidang Praktisi Persampahan dan Limbah B3, mengaku prihatin dengan fenomena tersebut. "Seharusnya pembersihan baliho dan poster itu tidak hanya dilakukan dipinggir jalan utama, tapi harus dibersihkan disemua wilayah hingga pelosok Desa yang dipasang oleh para caleg maupun calon Gubernur/wakil gubernur, Bupati/wakil Bupati," kata Dwi. Bahkan kata Dwi, Pihak KPU dan instansi terkait harus memberikan sanksi yang tegas. "Ancaman hukum bagi pelaku adalah pencemaran udara atau mungkin bisa menyebabkan sakit Ispa, karena baliho tersebut terbuat dari plastik PVC akan muncul racun dioksin juga yang dapat mengganggu kesehatan juga dampak lainnya." tandas Dwi. (Fik/Redaksi).

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua