PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKAnggaran Desa Jadi "PayLater" Oknum Kades, Siap-siap Kena Dampak
    Melirik

    Anggaran Desa Jadi "PayLater" Oknum Kades, Siap-siap Kena Dampak

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Sering pakai anggaran Pemerintah untuk keperluan pribadi sudah banyak membawa oknum pejabat ke ruang khusus untuk di periksa, baik di Kejaksaan Negeri maupun di Kepolisian RI lebih lanjut karena hasil temuan maupun berkat laporan dari warga masyarakat.

    27 Juli 2023 pukul 21.00 WIBIwans
    Bagikan:
    Anggaran Desa Jadi "PayLater" Oknum Kades, Siap-siap Kena Dampak
    Anggaran Desa Jadi "PayLater" Oknum Kades, Siap-siap Kena Dampak.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Sering pakai anggaran Pemerintah untuk keperluan pribadi sudah banyak membawa oknum pejabat ke ruang khusus untuk di periksa, baik di Kejaksaan Negeri maupun di Kepolisian RI lebih lanjut karena hasil temuan maupun berkat laporan dari warga masyarakat.

    Kepala Desa yang ketiban tanggungjawab mengelola dana miliaran pun sangat berpotensi bersinggungan dengan kesempatan serap anggaran untuk kepentingan pribadi.

    Alhasil cukup banyak Kepala Desa yang terbawa suasana dan akhirnya merasa tak masalah pakai duit anggaran Desa untuk poya-poya.

    Banyak pola yang digunakan, mulai dari sekedar paylater alias pake dulu bayar nanti, sampai yang merasa jadi duit kepunyaan sendiri. Namun pada akhirnya tidak bisa berkutik saat ketahuan dan kena tindakan Aparat Penegak Hukum (APH).

    Pola paylater oknum Kepala Desa yang penghasilan tetapnya tidak mencukupi untuk tutup lobang hutang ke Dana Desa tentu saja korbannya bertambah, karena sumber dana bantuan lainnya pun akan dipakainya agar sementara bisa menutup lobang yang ada.

    Sayangnya itu jelas dilarang, Jadi jangan coba-coba Kepala Desa gunakan anggaran selain dari yang sudah diatur, apalagi sebagai sumber pemberi pinjaman untuk kebutuhan pribadi.

    Baca Juga :
    • Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    • Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Mirisnya lagi, oknum Kepala Desa yang tenang-tenang saja melakukan itu, bahkan secara terang-terangan mengaku ini dan itu dibangun pakai uang pribadi padahal uang pribadinya itu hasil korupsi.

    Menyalahgunakan kewenangan sebagai Kepala Desa, ambil kebijakan seolah dana milik pribadi bisa pakai dulu baru bayar nanti, nahasnya belum sanggup balikin dana, keburu kasusnya mencuat dan diciduk kena tangkap dan masuk jeruji besi.

    Selagi punya uang untuk tutup mulut para pengadu, buntungnya oknum Kepala Desa semacam itu malah jadi bulan-bulanan oknum lain yang mempermainkan masalah sebagai kartu AS agar oknum Kades jadi ATM berjalan yang mengalirkan pundi-pundi cuan.

    Oknum pemain masalah korupsi memang sudah jadi temuan cukup sering dalam ruangan bawah tanah di negeri ini, tak heran akhirnya jadi arena saling suap antar oknum hingga akhirnya salah satu dari mereka tidak bisa menutupi perutnya yang kekenyangan karena lagi dan lagi terbawa suasana.

    Kemudahannya saat menjadi Kepala Desa seperti dihormati, disegani. Namun seketika bisa lenyap dan menyisakan air mata penyesalan bahkan cenderung dapat bonus dikucilkan oleh masyarakatnya yang sudah tidak lagi percaya punya Kepala Desa. (Red).

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua