Bantuan Sosial Belum Turun Hingga Kini, Aktivis Pepeling Soroti Pernyataan Bupati Bogor
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Bupati Ade Yasin saat ini sudah berupaya menyiapkan bantuan sosial untuk warga yang mengalami kesulitan atau warga yang terdampak corona

Bogor, PenaPublik.com - Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Bupati Ade Yasin saat ini sudah berupaya menyiapkan bantuan sosial untuk warga yang mengalami kesulitan atau warga yang terdampak corona. Bantuan sosial itu dibagikan hari Rabu ini. Bantuan sosial itu dibagikan kepada semua yang membutuhkan. “Dengan bantuan itu saya berharap warga Kabupaten Bogor tidak ada yang tidak makan, tidak ada yang kelaparan karena corona. Bagi yang belum mendapat bantuan sosial segera lapor ke Ketua RT atau Ketua RW atau bisa melapor langsung kepada saya,” jelas orang nomor wahid di Bumi Tegar Beriman melalui instagram Ade Munawaroh Yasin pada Rabu (15/04). Terkait penggalan kalimat Bupati Bogor yang mengatakan sudah mempersiapkan sembako untuk warga Kabupaten Bogor ditanggapi dan disoroti oleh berbagai kalangan salah satu-nya dari aktivis lingkungan hidup. Solihin Fauzi, Aktivis Penggiat Lingkungan Hidup (Pepeling) yang pertama tentu-nya sangat mengapresiasi pernyataan dari Bupati terkait bantuan sosial yang sudah dipersiapkan dan akan dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Bogor yang kata-nya dimulai Hari Rabu kemarin. "Informasi dan sosialisasi ini harus benar-benar sampai ke tingkat RT/RW hingga masyarakat secara menyeluruh, Namun demikian hingga saat ini saya belum mendapatkan informasi dari pihak terkait. Dan pendataan ini pun kita tidak tau mana yang valid, mana yang dapat bantuan dan mana yang enggak dapat," tuturnya setengah bertanya. Masih kata Iing sapaan akrabnya, Pendataan di tingkat RT dan RW pun saat ini juga masih ada kesimpangsiuran."Ada yang didata secara keseluruhan dan ada juga diwilayah RT lain yang data-nya hanya sebagian," ungkapnya pada Kamis (16/04). Jika bicara terdampak Covid-19 secara menyeluruh, Dirinya mengaku sebagai pelaku parawisata Puncak yang tergabung dalam salah satu manajemen EO sangat merasakan sekali dampak dari musibah tersebut, Bahkan event-event yang sudah booking itu semua-nya gagal. Tak hanya itu, Ia sekeluarga terpaksa harus keluar dari tempat kontrakan karena ketiadaan biaya untuk membayar sewa. "Kalo mau jujur terkait pendataan, Saya dan keluarga tidak terdata sebagai penerima bantuan. Saya berharap validasi data secara transparan untuk kebaikan semua warga dan itu sangatlah penting. Untuk itu kami mohon kepada Ibu Bupati agar kira-nya mendengar keluhan ini," ucapnya penuh harap.
Penulis
IwansARTIKEL TERKAIT
MelirikPengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
MelirikSungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
MelirikInspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
MelirikWujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
MelirikMasa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum
Melirik