PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKBogor Selatan Ingin Mekar, Ini Kata Mantan Penyiar TVRI
    Melirik

    Bogor Selatan Ingin Mekar, Ini Kata Mantan Penyiar TVRI

    Adanya keinginan warga masyarakat Bogor Selatan yang ingin memekarkan diri dan terpisah dari Kabupaten induk terutama digagas oleh para aktivis dan tokoh muda di wilayah Dapil III Kabupaten Bogor mencakup 7 Kecamatan

    07 Januari 2019 pukul 10.53 WIBIwans
    Bagikan:
    Bogor Selatan Ingin Mekar, Ini Kata Mantan Penyiar TVRI
    Bogor Selatan Ingin Mekar, Ini Kata Mantan Penyiar TVRI.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Ciawi, PenaPublik.com - Adanya keinginan warga masyarakat Bogor Selatan yang ingin memekarkan diri dan terpisah dari Kabupaten induk terutama digagas oleh para aktivis dan tokoh muda di wilayah Dapil III Kabupaten Bogor mencakup 7 Kecamatan diantaranya Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cijeruk, Cigombong dan Tamansari mendapat tanggapan serius dari salah satu Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Max Sopacua. Max Sopacua, mantan penyiar TVRI di era tahun 80/90-an datang dan hadir dengan stelan kaos team Sepak Bola kebanggaan masyarakat Jawa Barat yakni Persib Bandung bertemu dengan beberapa warga Kecamatan Ciawi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip), pertemuan tersebut bertempat di Cafe Kuda Jalan Veteran II, Telukpinang, Ciawi, pada Minggu (6/1). Menurut Max sapaan akrabnya, Ia mengatakan Kalau sudah ada keinginan untuk memekarkan Bogor Selatan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) maka yang pertama di lakukan adalah pertama membuat surat pernyataan dari semua komponen masyarakat seperti Tokoh masyarakat, Alim Ulama, para pemangku kebijakan yang terdiri dari para Kepala Desa. Kedua memiliki alasan-alasan yang rasionil, mengapa harus menjadi Kabupaten sendiri?. "Bisa saja salah satu alasannya karena luasnya Kabupaten Bogor yang memiliki sumber-sumber yang bisa berfungsi sebagai PAD seperti kawasan pariwisata, tingkat pemerataan dalam kesejahteraan dan masalah pendidikan serta kesehatan masyarakat yang kurang mendapat perhatian," terangnya.

    Mantan Penyiar TVRI era 80/90-an di tengah-tengah Formacip
    Mantan Penyiar TVRI era 80/90-an di tengah-tengah Formacip
    Oleh karena itu masih kata Max, Bisa ditambahkan dengan data-data lainnya dan beberapa usulan ini segera disampaikan ke Kabupaten Induk agar bisa diverifikasi dan ditindak lanjuti ke Provinsi kemudian ketingkat Pusat. "Kalau saja Allah mengijinkan saya terpilih sebagai wakil dari Kabupaten Bogor, maka saya akan mengawal proposal tersebut sampai ke tingkat pembahasan dengan Mendagri," tandas Max yang mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan Kabupaten Bogor ini. Ditempat yang sama Abdul Holik, Warga Desa Bendungan yang tergabung dalam kepengurusan Forum Masyarakat Ciawi Peduli (Formacip) mengatakan sementara ini akan lebih fokus di bidang pemberdayaan masyarakat. "Formacip sebagai lembaga sosial yang akan fokus pada permasalahan masyarakat sekitar wilayah Ciawi dan sementara ini fokus dibidang pengembangan dan pemberdayaan masyarakat terutama kepemudaan." singkatnya. Reporter : Taufik Hidayat

    Penulis: Iwans|Editor: —
    Featured#BogorSelatanPOLITIK
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua