Bogor Selatan Ingin Pemekaran, Ini Kata Wakil Bupati
Beredar kabar adanya keinginan wilayah Bogor Selatan yang meliputi 7 Kecamatan diantaranya Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cijeruk, Cigombong dan Tamansari ingin memekarkan diri menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) terutama digaungkan oleh para aktivis Bosel mendapat beragam tanggapan, setelah Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, kini tanggapan itu sendiri datangnya dari H. Iwan Setiawan, Wakil Bupati Bogor terpilih pasca Pilkada 2018 yang beberapa waktu lalu digelar

Cisarua, PenaPublik.com - Beredar kabar adanya keinginan wilayah Bogor Selatan yang meliputi 7 Kecamatan diantaranya Cisarua, Megamendung, Ciawi, Caringin, Cijeruk, Cigombong dan Tamansari ingin memekarkan diri menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) terutama digaungkan oleh para aktivis Bosel mendapat beragam tanggapan, setelah Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, kini tanggapan itu sendiri datangnya dari H. Iwan Setiawan, Wakil Bupati Bogor terpilih pasca Pilkada 2018 yang beberapa waktu lalu digelar. Wabup Iwan yang dijumpai seusai menghadiri HUT RI ke-73 di Desa Batulayang beberapa waktu lalu mengatakan bahwa jika keinginan warga masyarakat terkait pemekaran tersebut memang murni dari nurani masyarakat paling bawah pihaknya akan menyetujui dan mendukung. "Ya saya sih serahkan sepenuhnya kepada masyarakat khususnya di Bogor Selatan ini, jika memang gerakan dari bawah menginginkan pemekaran. Kami akan mendengarkan dan mendukung aspirasi tersebut serta tidak mau menghalang-halangi," kata H. Iwan Setiawan, yang notabene Putera Daerah asli Cisarua. Masih kata Iwan, Ia menambahkan sebagai Pemerintah Kabupaten kedepannya akan membantu mengakomodir dan siap memfasilitasi untuk proses administrasi akan dikawal sampai ke tingkat Pusat, DPR RI hingga Presiden. Meski di sisi lain kata Iwan, Ada semacam jargon bagaimana pemekaran itu bukan hanya kepentingan tetapi juga memang berdasarkan kebutuhan. "Untuk hal seperti ini kami harus peka terhadap informasi tersebut tidak hanya mendengar dari atas, dari bawah pun kami harus mendengar dan merasakan. Jadi sekali lagi kami tegaskan, intinya kalau ini hanya untuk kepentingan elit politik atau segelintir orang saja, kami tidak setuju. Tetapi sebaliknya jika memang ini murni gerakan dari masyarakat paling bawah kami akan menyetujui dan mendukung." pungkasnya. (TH)
ARTIKEL TERKAIT
PenaPublikSebuah Curahan Hati Dalam Renungan Ramadhan
PenaPublikKetua KPU bersama Muspika Cisarua Hadiri Kegiatan Konsolidasi KPPS
PenaPublikAktivis Bosel Galang Dana Rakor PMBS
PenaPublikJPU Temukan Kejanggalan dan Kesalahan Fatal Dalam Pembelaan Terdakwa Penghina Wartawan pada Sidang Kasus 'Kutu Kupret'
PenaPublikIrjen Kemdikbud Periksa Rektor Unima Terkait Rekomendasi Ombudsman
PenaPublik