Camat dan Kapolsek Ciawi Apresiasi Komunitas Pegiat Lingkungan Luncurkan Bank Sampah Berbasis IT
Ciawi, PenaPublik.com - Pengelolaan sampah di Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor memang belum terlihat disetiap sudut Desanya, warga masih mengandalkan cara-cara konvensional untuk menyentuh masalah sampah. Sebagai contoh melalui dibakar, meski hal tersebut tentu tidaklah baik terhada

Ciawi, PenaPublik.com - Pengelolaan sampah di Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor memang belum terlihat disetiap sudut Desanya, warga masih mengandalkan cara-cara konvensional untuk menyentuh masalah sampah. Sebagai contoh melalui dibakar, meski hal tersebut tentu tidaklah baik terhadap lingkungan mengingat asap pembakaran merupakan polusi dan pencemaran bagi udara. Belum lama ini Pemdes Jambuluwuk berkolaborasi dengan beberapa pihak seperti Komunitas dan perusahaan yang punya konsen terhadap lingkungan, meluncurkan sebuah program inovasi penanganan sampah, agar menjadi alternatif bagi pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dalam acara yang digelar di sebuah aula milik SMK Sumpah Pemuda yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Desa Jambuluwuk, Muspika Kecamatan Ciawi hadir ditengah-tengah para tamu undangan, hampir semua Ketua RT dan RW serta perwakilan lembaga Desa juga nampak terlihat dilokasi. Program itu adalah Bank Sampah berbasis Informasi dan Teknologi (IT), Pemdes Jambuluwuk yang sejatinya telah memiliki sistem pelayanan online, akan menggunakan fitur baru untuk urusan Bank Sampah tersebut, dimana masyarakat dapat lebih mudah melakukan pelayanan baik untuk menabung sampah, maupun mengajukan pelayanan administrasi kependudukan. Pengelolaan program ini didesain berbasis masyarakat sehingga keterlibatan warga Desa Jambuluwuk menjadi sangat penting dan dominan yakni melalui Komunitas Masyarakat Cinta Lingkungan atau Kimscil. Tidak tanggung-tanggung, unit Bank Sampah akan disiapkan disetiap wilayah RT yang ada, terhitung ada 16 wilayah RT menjadi target pembentukan Bank Sampah ini, semua unit yang dibangun nantinya akan terintegrasi melalui sebuah Aplikasi bernama SIPADE (Sistem Informasi Pelayanan Desa). Sampah yang dapat ditabung masyarakat melaui Bank Sampah ini adalah jenis An-organik, bertujuan guna menekan populasi sampah dan mendukung misi Panca Karsa Bupati Bogor, Disamping itu pula program ini membawa Slogan "Tina Runtah Janten Berkah" atau berarti "Dari Sampah Jadi Berkah". Program tersebut di apresiasi dari berbagai pihak, mulai dari Kepala Desa Jambuluwuk hingga Camat dan Kapolsek serta Pendamping Desa Ciawi. Bahkan, mereka mengaku bangga dengan dibentuknya Komunitas Kimscil tersebut. Sebab, dengan lahirnya komunitas ini maka persoalan sampah diwilayahnya dapat teratasi, atau minimal dapat mengurangi volume sampah yang selama ini menjadi masalah bersama. H. Agus Hasan Slamet, Camat Ciawi menyampaikan bahwa komunitas ini harus berjalan konsisten. Artinya, setelah dibentuk jangan hanya sesaat tetapi aksinya harus konsisten dalam menangani populasi sampah. "Saya sangat bangga dengan dibentuknya Komunitas Kimscil ini, tapi saya juga menyampaikan setelah dibentuk ini bukan hanya seremoni saja tetapi harus betul-betul aksi untuk menjaga lingkungan di wilayah kita semua,” ucap Agus Hasan dihadapan komunitas Kimscil dan Kades Jambu Luwuk Mulyana.
Penulis
IwansARTIKEL TERKAIT
DesaJelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
DesaDukung Program Pemerintah, Pemdes Ciawi Gelar Rembug Stunting
Desa49 RT dan 11 RW di Desa Bendungan Ciawi Resmi Dilantik, Sekdes Dede : Selamat Mengabdi
DesaLurah Cisarua Turun Gunung, Ikut Aksi Mungut Sampah Dilahan Rumija
DesaBPD Gadog dan Pegiat Lingkungan Apresiasi Forkopimcam Megamendung Gagas Bebersih Sampah
Desa