PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKDiduga Akan Dibangun Hotel? Pengerukan Tanah Resahkan Warga Kampung Sedong
    Melirik

    Diduga Akan Dibangun Hotel? Pengerukan Tanah Resahkan Warga Kampung Sedong

    Warga di Kampung Sedong RT 3 RW 01, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua mengeluhkan adanya proyek pembangunan yang menurut informasi lahan bekas Rumah Makan Tugu yang sudah cukup lama tidak beroperasi tersebut akan dijadikan bangunan Hotel

    30 Januari 2019 pukul 07.36 WIBIwans
    Bagikan:
    Diduga Akan Dibangun Hotel? Pengerukan Tanah Resahkan Warga Kampung Sedong
    Diduga Akan Dibangun Hotel? Pengerukan Tanah Resahkan Warga Kampung Sedong.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com - Warga di Kampung Sedong RT 3 RW 01, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua mengeluhkan adanya proyek pembangunan yang menurut informasi lahan bekas Rumah Makan Tugu yang sudah cukup lama tidak beroperasi tersebut akan dijadikan bangunan Hotel. Menurut Ustad Syam'un, Tokoh Masyarakat Kampung Sedong mengatakan, Ia dan warga lainnya yang tinggal berdekatan tak jauh berada di bawah proyek pengerjaan pembangunan merasa khawatir jika satu waktu terjadi longsor dilokasi proyek tersebut. "Apalagi sekarang ini musim penghujan, kalau tanah proyek tergerus, maka kami selaku warga yang tinggal di bawah proyek bakal terkena dampak karena ada longsor. Rumah-rumah bakal tergerus tanah longsor, Pembatas hanya tembok di samping jalan yang memang sudah ada dari dulu, ditambah lagi kalau air sungai meluap itu pasti nimpa kesini," keluh Syam'un saat dijumpai dirumahnya pada Senin sore (28/1). Masih kata Syam'un, Dirinya mewakili warga pemukiman tersebut mengaku bahwa dilokasi pengerjaan proyek untuk pembangunan Hotel ini tanpa memasang turap sehingga membuat warga benar-benar khawatir terkena dampak longsor, disebutkan pula proyek tersebut sebelumnya tidak ada koordinasi maupun audiens dengan warga. "Saat dilakukan pengerjaan pengerukan tanah, getaran ekskavator sangat terasa disekitar pemukiman kami, maka dari itu Saya mewakili warga Sedong merasa keberatan dengan adanya pembangunan proyek dan tidak ada koordinasi serta musyawarah dengan lingkungan masyarakat Kampung Sedong dan Tonjong yang kebetulan memakai akses Jalan melewati lahan proyek tersebut," ungkapnya.

    Pemukiman Warga Kampung Sedong berada dibawah Pembangunan Proyek
    Pemukiman Warga Kampung Sedong berada dibawah Pembangunan Proyek
    Sementara itu ditempat lain, Waji, warga lainnya mengaku tidak tahu pasti proyek apa yang saat ini sedang dikerjakan. Dirinya seperti halnya Syam'un merasa cemas dan khawatir akan terjadi longsor dengan proyek pengerukan dilokasi itu. "Sampai saat ini dari pihak kontraktor belum ada yang mendatangi kami untuk berkoordinasi atau minta ijin seperti itulah, tadinya sih rencananya mau ngadain pertemuan tapi belum sih sampai sekarang. Saya udah ngajuin ke RT katanya nanti-nanti aja gitu ngomongnya," ujar Waji sambil menunjuk kearah lokasi pengerukan tanah. Sebelum meminta keterangan warga, para awak media berupaya menemui mandor proyek untuk mengkonfirmasi, namun sayangnya tidak ada ditempat hanya bertemu dengan sekuriti nya saja. "Iya masih berlangsung pengerjaan pengerukan." singkatnya. Reporter : Taufik Hidayat

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedLINGKUNGAN
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua