PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKDituding Kuasai Tanah Bina Marga, Andi Angkat Bicara
    Melirik

    Dituding Kuasai Tanah Bina Marga, Andi Angkat Bicara

    Batas Wilayah Sungai yang terletak di Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Akses jalur Cileungsi-Cibeet baru-baru ini menjadi bahan pembicaraan di kalangan warga masyarakat

    23 Agustus 2019 pukul 23.29 WIBIwans
    Bagikan:
    Dituding Kuasai Tanah Bina Marga, Andi Angkat Bicara
    Dituding Kuasai Tanah Bina Marga, Andi Angkat Bicara.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Jonggol, PenaPublik.com - Batas Wilayah Sungai yang terletak di Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Akses jalur Cileungsi-Cibeet baru-baru ini menjadi bahan pembicaraan di kalangan warga masyarakat. Pasalnya, Gudang Air Mineral ternama yang berdiri persis di sekitar aliran Sungai tersebut menurut isyu yang beredar diduga menggunakan tanah milik Bina Marga tanpa mengantongi izin. Saat tim PenaPublik menyambangi lokasi tersebut, Mandor yang kebetulan sedang bekerja untuk renovasi jembatan tersebut mengaku tidak mengetahui terkait perihal tersebut. Hanya saja jika nanti jembatan akan di bangun pasti sepanjang tembok itu harus pula dibongkar. "Saat ini kami masih menunggu site plan gambar nya, Karena itu sedang dibicarakan. Yang pasti sih Jembatan ini akan dilebarkan sepanjang 4,5 meter jika mengenai tembok gudang dan harus di bongkar itu jadi kewenangan Pemerintahan setempat," ujarnya. Namun saat hendak dimintai keterangan ikhwal kesimpangsiuran informasi, Wartawan tidak diperkenankan untuk menemui Kepala Desa maupun Sekdes Sukamanah. "Maaf Pak Kades sama pak sekdes tidak bisa diganggu dan tidak bisa menemui siapapun karena sedang rapat penting," ucap salah satu staf pelayanan. Penjelasan berbeda diberikan Fatollah, Pjs Kepala Desa Sukamanah saat di konfirmasi melalui pesan Whatsappnya mengatakan dirinya sedang sakit. "Silahkan langsung menghubungi Pak Andi sebagai penanggung jawab gudang," singkatnya. Saat dihubungi via telpon, Andi, Penganggung jawab Gudang Air Mineral ternama menjelaskan jika lokasi tanah tersebut sudah sesuai dengan luas yang ada di sertifikat dan sudah di buatkan berita acara oleh BPN Kabupaten Bogor. "Sebelum kami melakukan site plan kami permohonkan untuk pengembalian batas agar kami bergerak tidak salah dengan data yang ada di sertifikat. Bahkan BPN sendiri sudah membuat berita acara pengembalian batas dan BPN sendiri yang mengukurnya," terang Andi. Masih kata Andi, Pihaknya tidak menyalahi aturan karena batas luas tanah sudah sesuai dengan sertifikat adapun rumor yang beredar bahwa pihak perusahaan menguasai lahan Binamarga itu tinggal dibuktikan dan dibicarakan saja karena dasar kami adalah sertifikat dan berita acara yang kami pegang. Pihaknya mengaku merasa sudah memenuhi syarat untuk kepemilikan tanah. "Saya sudah menyerahkan bukti berkas kepada Kepala Desa sebelumnya," ujar Andi. Sementara itu Hadi, mantan Kepala Desa Sukamanah saat ditemui di Pemda Cibinong menuturkan jika pihaknya sudah pernah menegur saat masih menjabat sebagai Kepala Desa dan lokasi tersebut masih melakukan cut and fill pada Senin(19/8). "Saya sudah menegur kepada Pak Adi saat proses cut and fill bahwa pagar sepanjang jalan yang mereka bangun itu terlalu maju dan memakan badan jalan, Saat itu bilangnya mau dimundurin tapi pas saya sudah habis masa jabatan. Dan melihat kondisi sekarang malah sudah di pagar paten padahal Saya sudah peringatkan bahwa pagar yang mereka buat terlalu maju bahkan saat itu saya menegur bersama dengan Kasat Pol PP Kecamatan Jonggol," paparnya. Hadi merasa keberatan jika dilibatkan terlalu jauh, Pasalnya pembelian lokasi tanah tersebut kapan dan dengan siapanya dirinya tidak mengetahui secara detail. "Saya tidak tau menahu, silahkan tanya pada Pjs yang sekarang karena saat melakukan pengembalian batas. Saya sudah tidak menjabat, Dan Pjs ada dilapangan beserta dengan 2 pejabat lainnya." pungkas Hadi. Reporter : Nay Editor : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    LINGKUNGAN
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua