PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKFakultas Pertanian IPB Siap Menjadi Pelopor Ketahanan Pangan Nasional Melalui Penerapan Inovasi Masif
    Melirik

    Fakultas Pertanian IPB Siap Menjadi Pelopor Ketahanan Pangan Nasional Melalui Penerapan Inovasi Masif

    Fakultas Pertanian IPB (Faperta IPB) merayakan Dies Natalis ke-85 dengan menggelar Sarasehan Faperta dengan tema "Peranan Fakultas Pertanian IPB dalam mendukung pertanian modern dan berkelanjutan serta gizi seimbang dalam mencapai kedaulatah pangan Nasional di IPB Internasional. Acara dilaksanakan dengan kerjasama IKA Faperta IPB di IPB Convention Center beberapa waktu lalu.

    15 September 2025 pukul 08.18 WIBIwans
    Bagikan:
    Fakultas Pertanian IPB Siap Menjadi Pelopor Ketahanan Pangan Nasional Melalui Penerapan Inovasi Masif
    Fakultas Pertanian IPB Siap Menjadi Pelopor Ketahanan Pangan Nasional Melalui Penerapan Inovasi Masif.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Fakultas Pertanian IPB (Faperta IPB) merayakan Dies Natalis ke-85 dengan menggelar Sarasehan Faperta dengan tema "Peranan Fakultas Pertanian IPB dalam mendukung pertanian modern dan berkelanjutan serta gizi seimbang dalam mencapai kedaulatan pangan Nasional di IPB Internasional. Acara dilaksanakan dengan kerjasama IKA Faperta IPB di IPB Convention Center beberapa waktu lalu.

    Forum tersebut dihadiri oleh Menteri Pertanian RI - Andi Amran Sulaiman, Badan Gizi Nasional, Rektor IPB, Para Wakil Rektor dan Sekretaris IPB, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

    Sarasehan juga melibatkan diskusi lintas sektor mengenai transformasi pertanian, bioindustri, dan ketahanan pangan nasional.

    Kegiatan ini juga merupakan ajang konsolidasi Fakultas Pertanian, pemerintah, alumni, dan petani mitra dalam memperkuat jejaring dan peran strategis mereka.

    Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bahwa kolaborasi Pemerintah dengan Kampus Pertanian khususnya Institut Pertanian Bogor (IPB) telah membuktikan kontribusi nyata dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.

    Menteri Pertanian Saat Hadir di IPB Pada Sabtu (6/9/2025).
    Menteri Pertanian Saat Hadir di IPB Pada Sabtu (6/9/2025).
    Baca Juga :
    • Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    • Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    "Kami ucapkan terima kasih kepada Wakil Rektor, Dekan, dan seluruh civitas akademika IPB. Kolaborasi ini luar biasa. IPB adalah kampus pertanian tertua dan memiliki kontribusi monumental, salah satunya merilis varietas padi IPB 3S sepuluh tahun lalu. Itu pencapaian besar yang memberi manfaat langsung bagi petani,” tutur Amran.

    Ditempat yang sama, Suryo Wiyona, Dekan Faperta IPB menegaskan perayaan ini menjadi momen refleksi lahirnya Fakultas Pertanian 85 tahun yang lalu sekaligus penguatan kontribusi fakultas terhadap pembangunan nasional.

    "Fakultas Pertanian IPB mempunyai banyak inovasi teknologi dan kelembagaan seperti, 15 varietas padi, 105 varietas tanaman lain, pemupukan presisi, mikroba untuk atasi penyakit dan kekeringan, kampung inovasi, dan rumah belajar petani. Penerapan inovasi dalam skala masif akan berdampak besar terhadap produksi pangan dan kesejahteraan petani," jelasnya.

    Untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperlukan suplai bahan makanan yang memenuhi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas.

    Kondisi demikian bisa dipenuhi dengan penerapan teknologi secara masif dan dalam pertanian terorganisir (Organized Agriculture).

    Sementara itu Arif Satria, Rektor IPB, mendorong peran Faperta yang lebih besar dan maju di masa depan juga menghasilkan karya-karya yang dibutuhkan dalam dunia pertanian serta lulusan yang bisa memimpin perubahan di masa depan.

    "IPB akan terus mendorong penerapan teknologi secara masif dan dalam pertanian terorganisir (Organized Agriculture) untuk kemajuan pertanian. Tidak hanya inovasi, tapi sumber daya pertanian lulusan IPB harus mampu menjadi pemimpin perubahan di masa depan," paparnya.

    Petani Mitra Faperta IPB, Sudargo (45 tahun) petani asal Pati Jawa Tengah, mengatakan bahwa peran inovasi IPB nyata dirasakan di lapangan.

    "Peran Faperta IPB bagi kami petani di Pati sangat nyata, yaitu mendampingi penanaman Padi Gogo sejak tahun 2022. Dengan varietas IPB 9G dan teknologi mikroba, hasil panen Padi Gogo kami bisa mencapai 4 ton/ha dan rendah pestisida." tandasnya. (Ii/Fik).

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua