PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKHabib Agil : Bogor Ini Tegar Beriman, Bukan Tegar Dalam Maksiat
    Melirik

    Habib Agil : Bogor Ini Tegar Beriman, Bukan Tegar Dalam Maksiat

    Pasca menertibkan kontrakan atau kos-kosan yang dilakukan beberapa hari lalu di kawasan Wisata Puncak, Kembali lagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menerjunkan personelnya secara pull bersama Dinas Sosial menggelar kegiatan penertiban

    13 Januari 2019 pukul 07.30 WIBIwans
    Bagikan:
    Habib Agil : Bogor Ini Tegar Beriman, Bukan Tegar Dalam Maksiat
    Habib Agil : Bogor Ini Tegar Beriman, Bukan Tegar Dalam Maksiat.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Bogor, PenaPublik.com - Pasca menertibkan kontrakan atau kos-kosan yang dilakukan beberapa hari lalu di kawasan Wisata Puncak, Kembali lagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menerjunkan personelnya secara pull bersama Dinas Sosial menggelar kegiatan penertiban dan merazia tempat hiburan seperti karaoke serta tempat penginapan, pada Sabtu dinihari (12/1). Dalam kegiatan yang disebut Nongol Babat (Nobat) yang diawali di wilayah kawasan Wisata Puncak tersebut sejumlah pemandu lagu dan PSK meronta-ronta enggan diamankan petugas gabungan Satpol PP dan Dinas Sosial Kabupaten Bogor, sehingga sempat membuat petugas gabungan kewalahan. Mereka enggan dibawa ke Mako Satpol PP lantaran takut profesinya diketahui pihak keluarga. "Tolong jangan direkam video, difoto dan dibawa ke Mako Satpol PP, saya orang sini pak, saya malu dan takut ketauan keluarga," tutur seorang PL yang enggan disebut namanya. Menurut Agus Ridho, Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Bogor menerangkan dalam operasi yustisi kali ini petugas berhasil mengamankan 26 pemandu lagu dan diduga PSK serta 2 orang pria hidung belang. "Bagi para PL kami amankan dari sejumlah arena bernyanyi sementara PSK kami amankan dari beberapa hotel kelas melati di kawasan Puncak, kegiatan yang kami jalankan ini merupakan program Panca Karsa Bupati Bogor Ade Yasin dan Iwan Setiawan," terangnya. Masih kata Agus, Ia menambahkan terkait puluhan pemandu lagu dan yang diduga PSK serta pria hidung belang ini akan didata, di test urine dan di test HIV oleh petugas dari Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor. "Ini juga sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendata peredaran penyalahgunaan narkotika dan orang dengan HIV AIDS (ODHA) di Bumi Tegar Beriman," tandasnya. Ditempat yang sama, Habib Agil Alatas SE, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor yang senantiasa aktif dalam kegiatan Nongol Babat (Nobat) menuturkan dalam operasi yustisi kali ini, petugas gabungan juga menemukan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2015 mengenai Ketertiban Umum (Tibum) dan surat edaran Bupati Bogor, Nomor 5 tahun 2014 lalu. "Ada beberapa tempat karaoke yang melanggar peraturan seperti peraturan dilarang mengadakan pemandu lagu, dilarang menjual minuman beralkohol dan tidak boleh ada kamar mandi didalam ruang karaoke, kami akan berupaya mencabut izin usaha arena bernyanyi tersebut atau jika tidak berizin maka petugas Satpol PP tidak segan-segan akan menyegel usaha ilegal tersebut," tegas politisi PPP tersebut. Oleh karena itu kata Habib, dirinya terus mendesak Satpol PP dan petugas lainnya untuk melakukan operasi yustisi atau nongol babat. Habib Agil berkeinginan wanita pemandu lagu atau diduga PSK tersebut berhenti dari profesinya dan beralih ke profesi lainnya yang lebih terhormat. "Sejujurnya kita ini gak tega kalau ada wanita berprofesi kurang atau tidak terhormat ini, maka dari itu kami akan berupaya agar mereka bisa beralih profesi yang tidak membuat malu keluarganya. Masa bodoh dengan pencitraan dan ini waktunya kerja bukan lagi pencitraan, mumpung saya masih diberi umur karena saya gak tau umur saya sampai kapan." pungkasnya dengan tegas. Reporter : Taufik Hidayat

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua