PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKIwan Meichin : Alam Yang Murka Berunjuk Rasa
    Melirik

    Iwan Meichin : Alam Yang Murka Berunjuk Rasa

    Bogor, PenaPublik.com - Pembukaan tahun 2020 sangat memprihatinkan, bagaimana tidak? dihari pertama kita disuguhi berita bencana banjir dan longsor dibeberapa titik wilayah. Bogor salah satu wilayah yang dituding sebagai penyebab banjir di Jadetabek. Betul memang luapan air sungai yang hulunya di Bo

    03 Januari 2020 pukul 05.53 WIBIwans
    Bagikan:
    Iwan Meichin : Alam Yang Murka Berunjuk Rasa
    Iwan Meichin : Alam Yang Murka Berunjuk Rasa.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Bogor, PenaPublik.com - Pembukaan tahun 2020 sangat memprihatinkan, bagaimana tidak? dihari pertama kita disuguhi berita bencana banjir dan longsor dibeberapa titik wilayah. Bogor salah satu wilayah yang dituding sebagai penyebab banjir di Jadetabek. Betul memang luapan air sungai yang hulunya di Bogor seperti Cisarua, Ciliwung, Cikeas, Cisadane dan Sungai-sungai lain yang hulu-nya berada di wilayah Bogor mengalir deras ke Jakarta dan sekitarnya sehingga menyebabkan banjir. Kali ini bencananya cukup dahsyat hingga merenggut sejumlah nyawa yang tidak sedikit, Belum lagi harta benda yang rusak dan hilang. Tentu saja ini merupakan kerugian serta kehilangan besar. Rasa prihatin, Nelangsa, Marah, Putus asa, kecewa dan semua ungkapan derita wajar terucap, apakah semua ini hal yang lumrah dan wajar? Tentu saja kita semua wajib menginsyafi gerangan apa salah dan dosa kita terhadap alam sehingga membuat alam murka. Sebagai warga Bogor Muhamad Safwan atau akrab disapa sebagai Iwan mengungkapkan analisanya secara pribadi tentang penyebab semua fenomena mengerikan ini. Menurutnya, hal yang harus disadari oleh setiap orang tentang semesta ini adalah tanggungjawab umat manusia. "pertama yang harus kita pahami bersama bahwa sesungguhnya Allah SWT menciptakan alam semesta ini begitu sempurna dan seimbang pada awalnya. Kemudian hadirlah kita manusia yang sebenarnya sebagai petugas-Nya di muka bumi ini yang diberi tanggung jawab untuk merawat, menjaga dan memelihara bahkan seluruh alam semesta bukan cuma bumi," jelasnya. Lalu karena hal itulah kemudian yang terjadi hingga saat ini, sama sama di saksikan bencana melanda dan merenggut kebahagiaan umat manusia. Iwan menjelaskan Apa yang salah, hingga bayak akibat terjadi pada bumi tempat tinggal umat manusia kini. "Kita manusia yang salah, sebab kita telah gagal menjaga keseimbangan alam akibat keserakahan sebagian saudara kita. Gunung yang dulu rimbun kini digunduli, Hutan yang dulu perkasa kini sebagian rata bahkan menjadi pemukiman, kawasan industri perkebunan dan lain sebagainya," tambahnya. Sungai yang dulu jernih kini bersimbah sampah, sampah dari umat manusia. Bencana ini bukanlah ujian atau peringatan, Melainkan tamparan bagi dosa-dosa kita yang telah sangat sukses merusak keseimbangan alam. Jangan tunggu bencana yang lebih besar lagi, Cukuplah bencana ini jadi cambuk untuk membangkitkan kesadaran. Cambuk yang membangunkan setiap orang dari tidur pulas dalam keterlenaan. Sebuah ajakan penuh rasa prihatin dan kepedulian lingkungan disampaikan iwan melalui tulisannya. "Mari sama-sama kita perbaiki kerusakan ini. Mari kita rimbunkan kembali hutan hutan dan gunung gunung kita. Mari kita asrikan dan jernihkan kembali sungai-sungai kita. Mari kembalikan kegemaran menanam kita yang sempat terampas oleh nafsu menebang. Hari ini dan kapanpun tidak akan ada waktu yang tepat untuk saling menyalahkan. Karena yang kita butuhkan adalah sama-sama memperbaiki diri. Kalau saja luapan air yang menyebabkan banjir itu mampu bicara tentu mereka akan bercerita kenapa mereka bisa jadi bencana?, pasti jawabannya karena rumah rumah mereka kita rusak terlebih dahulu sebelum akhirnya mereka berunjuk rasa di wilayah kita, mari kita sama sama insyafi dosa-dosa ini," ajaknya. Dalam tulisan yang sengaja ia kirim kepada PenaPublik.com diakhiri sebuah doa dan harapannya kepada kondisi yang terjadi mengaawali tahun 2020 ini. "Semoga saudara kita yang terdampak bencana segera mendapat pertolongan dan bantuan sehingga tidak mengundang bencana lainnya seperti kelaparan dan wabah penyakit. Ini salah kita..! Karenanya jadi tanggung jawab kita." pungkasnya. Muhamad syafwan atau Iwan Mei Chien adalah salah satu aktivis lingkungan yang aktif dalam sebuah komunitas Pegiat Peduli Lingkungan (Pepeling) dan salah satu putra daerah Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan kemampuannya berinovasi dibidang pertanian. Editor : Redaksi

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua