PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKKades Tugu Utara Berikan Tanggapan Terkait Aktivitas Pengerukan Tanah di Wilayahnya
    Melirik

    Kades Tugu Utara Berikan Tanggapan Terkait Aktivitas Pengerukan Tanah di Wilayahnya

    Berita terkait aktivitas pengerukan tanah dilahan yang sedianya akan dibangun Hotel, namun sebelumnya dikhawatirkan dan diresahkan terutama oleh warga Kampung Sedong

    01 Februari 2019 pukul 05.52 WIBIwans
    Bagikan:
    Kades Tugu Utara Berikan Tanggapan Terkait Aktivitas Pengerukan Tanah di Wilayahnya
    Kades Tugu Utara Berikan Tanggapan Terkait Aktivitas Pengerukan Tanah di Wilayahnya.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com - Berita terkait aktivitas pengerukan tanah dilahan yang sedianya akan dibangun Hotel, namun sebelumnya dikhawatirkan dan diresahkan terutama oleh warga Kampung Sedong RT 3 RW 01 akan mengakibatkan longsor terlebih lagi peralihan musim penghujan seperti sekarang ini ditanggapi secara langsung oleh Kepala Desa Tugu Utara, Asep Ma'mun Nawawi yang ditemui Tim PenaPublik diruang kerjanya, pada Kamis (31/1). Menurut Asep Ma'mun Nawawi, Kepala Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, dirinya mengatakan bahwa proses cut and fill yang sekarang itu memang proses ijinnya sudah lama karena peralihan hak dari kepemilikan yang awal ke yang sekarang itu terjadi sekitar tiga tahun kebelakang. Bahkan sempat stuck tidak ada kegiatan karena lagi proses ijin. "Nah proses ijin yang pertama itu sebagai syarat untuk kajian teknis kaitan dengan IPPT maupun IMB tenru harus ada ijin lingkungan setempat. Ijin lingkungan setempat itu sudah direkomendasi oleh warga karena konteks ijin lingkungan itu tidak bisa menyeluruh ke warga masyarakat seluruhnya harus tanda tangan," terangnya.

    Asep Ma'mun Nawawi, Kades Tugu Utara berikan tanggapan terkait pengerukan tanah
    Asep Ma'mun Nawawi, Kades Tugu Utara berikan tanggapan terkait pengerukan tanah
    Lanjut Ia, Ketentuan prasyarat dari Dinas terkait itu hanya 10 orang, Maka 10 orang itu sudah masuk di ijin lingkungan yang direkomendasikan langsung oleh dua Ketua RT yakni RT 2/01 dan 3/01, Ketua RW dan Kepala Desa. "Berproseslah ijin itu ke tingkat Kecamatan, Rekomendasi Camat sudah dan kemudian masuk lagi ke Pemda ke Dinas pengajuan untuk site plan dan IPPT nya. Nah sekarang itu sudah keluar baru ada kegiatan cut and fill, belum sampai ke proses pembangunan hanya untuk perataan tanahnya saja. Secara ketentuan aturan, hal itu tidak usah ada lagi ijin kalau untuk cut and fill sementara ini karena memang site plannya itu sudah terbentuk," paparnya.
    Dua Ekskavator dilokasi cut and fill sementara ini tak beroperasi
    Dua Ekskavator dilokasi cut and fill sementara ini tak beroperasi
    Saat disinggung permasalahan kekhawatiran warga akibat proses pengerukan tanah dilokasi tersebut, Asep mengaku bahwa permasalahan dengan masyarakat terkait aktivitas kegiatan itu yang memang selaras atau berbarengan dengan pergantian musim seperti sekarang ini masuk musim penghujan. "Saya melihat dilokasi memang secara konstruksi itu sedang dipondasi, manakala pondasi itu selesai itu tidak akan lagi ada tanah ataupun air yang masuk kejalan. Nah kemarin kami komunikasikan dengan warga masyarakat karena ada perwakilan di dua RT itu ada namanya tim sepuluh yang mana itu sudah mengakomodir perwakilan dari masyarakat, kemudian kami panggil mereka untuk memediasi dengan masyarakat," ujarnya. Masih kata Bije sapaan akrabnya, pihaknya berpikir seperti ini dikarenakan secara SOP-nya sudah karena memenuhi syarat, dan bagi masyarakat yang sekarang terkena dampaknya itu lebih baik dikomunikasikan terlebih dahulu. "Yah kita ngobrol ajalah, adapun permasalahannya yang jelas pihak ketiga yang telah melaksanakan pembangunan itu merespon dengan baik. Masyarakatpun bisa diberikan informasi maupun toleransi untuk pertimbangan kesitu, itu saja mungkin ya." pungkasnya. Reporter : Taufik/Nay Editor : Taufik Hidayat

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedLINGKUNGANHUKUM
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua