PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKKawasan Puncak Kembali Dirundung Duka, Pohon Silver Oak Timpa Pemetik Teh
    Melirik

    Kawasan Puncak Kembali Dirundung Duka, Pohon Silver Oak Timpa Pemetik Teh

    Hujan terus menerus mengguyur kawasan wisata Puncak juga disertai angin yang cukup kencang melanda dibeberapa titik wilayah Bogor Selatan. Dikabarkan pula melalui pesan Whatsapp Grup sekitar pukul

    06 Desember 2020 pukul 19.06 WIBIwans
    Bagikan:
    Kawasan Puncak Kembali Dirundung Duka, Pohon Silver Oak Timpa Pemetik Teh
    Kawasan Puncak Kembali Dirundung Duka, Pohon Silver Oak Timpa Pemetik Teh.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com - Hujan terus menerus mengguyur kawasan wisata Puncak juga disertai angin yang cukup kencang melanda dibeberapa titik wilayah Bogor Selatan. Dikabarkan pula melalui pesan Whatsapp Grup sekitar pukul 11.00 WIB pada Minggu (6/12/2020) sebanyak 10 orang karyawan pemetik teh dikawasan Gunung Mas tertimpa pohon mengakibatkan 4 orang luka serius dan langung dibawa ke rumah sakit sementara 1 orang mengalami patah pada pergelangan kaki. Selain itupun longsor kembali terjadi disebagian wilayah di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. "Pak Sule dan Pak Nata mohon dipantau beberapa kejadian, Sebagian ada wilayah yang longsor seperti di RT 2 RW 07 dekat rumah Pak Baeni," ucap Eko Windiana, Kepala Desa Tugu Selatan melalui voice note Whatsapp Grup pada Minggu (6/12). Sementara itu di Gunung Mas kata Eko, sedikitnya 10 orang karyawan pemetik daun teh yang sedang bekerja terkena pohon tumbang dan 4 orang dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan penanganan serta perawatan intensif.

    Jalan Raya Puncak Masih Belum Aman Dari Bahaya Longsor
    Jalan Raya Puncak Masih Belum Aman Dari Bahaya Longsor
    "Tolong informasi lebih lanjut bisa dikoordinasikan dengan Pak Kadus Sumarna dan terus berkabar kepada Kepala Desa, Terima kasih mohon perhatian buat semua," pinta Eko. Adapun kronologis awal kejadian pohon tumbang tersebut sekitar pukul 09.45 WIB di Perkebunan Gunung Mas RT 01 RW 02, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Tepatnya diatas Tea Corner). Saat itu sekitar 10 orang pekerja pemetik teh sedang melakukan pekerjaan rutin diarea tersebut. "Tidak lama kemudian pohon silver Oak dengan tinggi sekitar 20 meter dengan diameter sekitar 40 cm tumbang sehingga menimpa pekerja yang berada di dekat pohon tersebut," menurut seorang saksi mata. Berikut ke-10 orang korban pemetik teh yang mengalami luka sebagai berikut : 1. Ibu Niro umur 54 th, alamat Kp. Batukasur Rt. 04/03 Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua mengalami luka di kepala bagian belakang. 2. Ibu Sumiati umur 52 th, alamat Jl. Sukamaju Rt. 01/10 Ds. Tugu Selatan Kec. Cisarua mengalami patah kaki kiri. 3. Ibu Ani Jubaedah umur 45 th, alamat Kp. Pensiunan Rt. 01/01 mengalami luka di kepala bagian belakang dan 7 orang lainnya luka ringan sementara ini belum dapat keterangan lengkap dari ketujuh korban. Ditempat lain di Jalan Raya Puncak, Sekitar Leuwimalang Desa Kopo, Kecamatan Cisarua tak jauh dari wisata Cimory, Sebuah video amatir berdurasi 25 detik nampak terlihat seorang warga sedang mengevakuasi tumpukan sampah pepohonan dan bebatuan serta papan reklame yang jatuh dari reruntuhan tebing akibat longsor yang terjadi hingga kebahu Jalan. (Taufik)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua