Kontes Ayam Pelung, Dedie Rachim : Lestarikan Trah Asli Jawa Barat
KOTA BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Sesuai agenda, Komunitas Pelung Padjajaran (KPP) menggelar kontes ayam pelung dalam menyemarakkan Hari Jadi Kota Bogor ke-541 tahun.

KOTA BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Sesuai agenda, Komunitas Pelung Padjajaran (KPP) menggelar kontes ayam pelung dalam menyemarakkan Hari Jadi Kota Bogor ke-541 tahun.
Ratusan peserta mengikuti kompetisi kontes ayam Pelung tersebut memperebutkan trophy bergilir Walikota Cup I. Acara digelar di GOR Kota Bogor pada Minggu (25/6/2023).
Ajang tersebut ditujukan untuk lebih memasyarakatkan dan melestarikan ayam pelung sebagai ayam kebanggaan asli Indonesia.
Dedie A Rachim, Wakil Walikota Bogor, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bogor menyambut baik penyelenggaraan kontes ayam pelung trophy Walikota cup.
Lanjutnya, Kompetisi atau ajang yang menjadi perdana ini, sebagai bagian pergerakan perekonomian masyarakat.
"Jadi kalau kemudian hobi dikaitkan dengan peningkatan adanya masyarakat yang sirkular ekonominya berjalan maka yang namanya hobi itu pasti akan berdampak positif, Jadi kita sangat mendukung sekaligus mendorong kegiatan-kegiatan seperti ini dikembangkan," ucapnya.
Masih kata Dedie, Ayam pelung ternyata merupakan ayam trah asli dari Jawa Barat, dan ini menjadi kebanggaan warga Kota Bogor dan semua harus dilestarikan. Artinya, budidaya-nya harus menjadi perhatian.
"Dan di Bogor ada 12 ribu penggemar ayam pelung. Artinya ini potensi ekonomi dari makannya, kandangnya, daging telurnya jadi banyak dampak ekonomi yang mungkin bisa dirasakan oleh masyarakat langsung pada saat ada hobi yang kemudian di jalankan bersama-sama, menggerakkan ekonomi," terangnya.
Ditempat yang sama, Tb. Indra Buana, Ketua KPP Bogor, mengatakan bahwa tujuan dari pada kontes ini adalah melestarikan ayam pelung yang merupakan trah Indonesia.
Adapun kata Indra, peserta kontes sekitar 500 orang. Dan itu tidak hanya dari Bogor, melainkan dari Kota Sukabumi, Cianjur, Garut, Lampung.
"Alhamdulillah peserta cukup antusias, melebihi target. Ada sekitar 500 peserta yang mengikuti kontes ayam pelung ini," kata Indra.
Selain menjadi ajang silaturahmi komunitas kata Indra, para penggemar ayam pelung, kegiatan itu juga diharapkan dapat mendorong pengembangan ayam pelung untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Kedepannya kami bersama komunitas ayam pelung akan mendorong supaya berkembang. Kita bikin semacam kota ayam pelung." tandasnya. (Taufik).
Penulis
IwansARTIKEL TERKAIT
MelirikPengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
MelirikSungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
MelirikInspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
MelirikWujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
MelirikMasa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum
Melirik