PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKMain HP Disaat Hujan Petir, Bisa Berakibat Hilang Nyawa
    Melirik

    Main HP Disaat Hujan Petir, Bisa Berakibat Hilang Nyawa

    Kurangnya pengawasan dari kedua orangtua, seorang anak perempuan berusia lima (5) tahun bernama Salsabila harus meregang nyawa, kejadian tersebut tentu membuat kaget banyak pihak

    12 Desember 2018 pukul 22.42 WIBIwans
    Bagikan:
    Main HP Disaat Hujan Petir, Bisa Berakibat Hilang Nyawa
    Main HP Disaat Hujan Petir, Bisa Berakibat Hilang Nyawa.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Bogor, PenaPublik.com - Kurangnya pengawasan dari kedua orangtua, seorang anak perempuan berusia lima (5) tahun bernama Salsabila harus meregang nyawa, kejadian tersebut tentu membuat kaget banyak pihak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Salsabila (5) salah satu korban samberan petir seusai hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor atau tepatnya di Gang Mawar, RT 06 RW 02, Desa Sanja. Adapun kronologi kejadian berawal ketika korban sedang asik memainkan Handphone setelah hujan, sesaat kemudian petir menyambar dirinya, pada pukul 15.00 WIB (12/12). Sementara itu orangtua korban, Komarudin (35) dan Widia (31) pada saat kejadian sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba suara petir menggelegar hingga menyambar rumahnya, mereka panik dan kemudian mendapati anaknya sudah tergeletak tidak bernyawa dengan luka bakar di wajahnya akibat sambaran petir tersebut.

    Serma Yoyo, Bhabinsa Desa Sanja saat berada dirumah korban
    Serma Yoyo, Bhabinsa Desa Sanja saat berada dirumah korban
    Menurut Serma Yoyo, Babinsa Desa Sanja, Ia menuturkan bahwa korban saat ini masih berada di rumah duka, dan rencananya besok pagi baru akan dimakamkan. "Mudah-mudahan dengan kejadian ini menjadi pelajaran dan hikmah untuk kita, agar kita semua atau siapapun itu tidak memainkan alat Handphone di saat hujan terlebih lagi petir." pungkasnya. Reporter : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedGAYAHIDUP
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua