Main HP Disaat Hujan Petir, Bisa Berakibat Hilang Nyawa
Kurangnya pengawasan dari kedua orangtua, seorang anak perempuan berusia lima (5) tahun bernama Salsabila harus meregang nyawa, kejadian tersebut tentu membuat kaget banyak pihak

Bogor, PenaPublik.com - Kurangnya pengawasan dari kedua orangtua, seorang anak perempuan berusia lima (5) tahun bernama Salsabila harus meregang nyawa, kejadian tersebut tentu membuat kaget banyak pihak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Salsabila (5) salah satu korban samberan petir seusai hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor atau tepatnya di Gang Mawar, RT 06 RW 02, Desa Sanja. Adapun kronologi kejadian berawal ketika korban sedang asik memainkan Handphone setelah hujan, sesaat kemudian petir menyambar dirinya, pada pukul 15.00 WIB (12/12). Sementara itu orangtua korban, Komarudin (35) dan Widia (31) pada saat kejadian sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba suara petir menggelegar hingga menyambar rumahnya, mereka panik dan kemudian mendapati anaknya sudah tergeletak tidak bernyawa dengan luka bakar di wajahnya akibat sambaran petir tersebut.
Penulis
IwansARTIKEL TERKAIT
MelirikPengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
MelirikSungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
MelirikInspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
MelirikWujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
MelirikMasa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum
Melirik