PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKMenyoal Anak Diperingatan Hari Anak Nasional ke 40 Tahun 2024
    Melirik

    Menyoal Anak Diperingatan Hari Anak Nasional ke 40 Tahun 2024

    Tanggal 23 Juli 2024, yang mana diperingatinya Hari Anak Nasional (HAN) yang ke-40. Tema Hari Anak Nasional pada tahun ini pun sama seperti tahun yang lalu yaitu "Anak Terlindungi, Indonesia Maju."

    25 Juli 2024 pukul 23.24 WIBIwans
    Bagikan:
    Menyoal Anak Diperingatan Hari Anak Nasional ke 40 Tahun 2024
    Menyoal Anak Diperingatan Hari Anak Nasional ke 40 Tahun 2024.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Tanggal 23 Juli 2024, yang mana diperingatinya Hari Anak Nasional (HAN) yang ke-40. Tema Hari Anak Nasional pada tahun ini pun sama seperti tahun yang lalu yaitu "Anak Terlindungi, Indonesia Maju."Dilansir (kompas.com 23/07/2024) "Hari Anak Nasional kemudian ditetapkan setiap tanggal 23 Juli melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 44/1984. Tanggal 23 Juli dipilih karena berkaitan tanggal pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979."Ironisnya, peringatan Hari Anak Nasional ini, hanya sebatas seremonial saja, dari tahun ke tahun tanpa perubahan yang bermakna. Faktanya selama kurun 40 tahun ini, malasah anak-anak di Indonesia kian hari semakin bertambah dan memperihatinkan, pasalnya banyak masalah anak seperti stunting, korban kekerasan, bahkan menjadi pelaku kekerasan, korban pelecehan seksual, banyak anak yang menjadi pelaku judol, anak tidak bisa sekolah/putus sekolah, dan masalah lainnya.Selain itu, solusi yang dilakukan pemerintah pun tidak menyentuh pada akar masalahnya. Pemerintah membuat kebijakan dan aturan tertentu tapi malah membuat masalah baru muncul, tak heran hanya sekedar solusi tambal sulam semata. Dalam kasus stunting sampai sekarang masih tinggi angkanya, sementara target pemerintah tahun 2024 ini, kasus stunting bisa menurun hingga mencapai 14 persen.Di sisi lain, peran keluarga dalam mendidik anak semakin lemah, Banyak anak-anak yang terlantar, sebab kedua orang tua sibuk bekerja. Peran ibu yang seharusnya menjadi tempat pendidikan pertama bagi anak dalam keluarga kini berangsur sirna, karena tuntutan ekonomi yang semakin tinggi dan sulit, membuat para ibu terpaksa bekerja untuk membantu perekonomian keluarga, bahkan menjadi tulang punggung keluarga.Mirisnya, sistem pendidikan hari ini justru malah membentuk generasi sekuler, kurikulum dirancang sedemikian rupa dari tahun ke tahun kebijakan berubah-rubah. Ditambah lagi kebijakan Kemendikbud mengenai pengurangan jumlah jam mata pelajaran agama di sekolah-sekolah. Kebijakan tersebut semakin menjauhkan peran penting agama dalam kehidupan.Sehingga muncul generasi yang tidak berakhlak, kasus tauran antar pelajar, pergaulan bebas, itu semua akibat dari pendidikan sekuler, menjadikan generasi rusak dan semakin jauh dari aturan agama. Mereka pelaku tauran, pergaulan bebas seolah tidak merasa takut dan diawasi, bahwa setiap perbuatan mereka kelak akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah SWT.Inilah bukti, negara yang menerapkan sistem kapitalisme. Sistem ekonominya pun telah gagal membuat sejahtera rakyatnya. Penerapan sistem yang rusak maka akan menghasilkan buah yang rusak pula, problem-problem masyarakat sampai saat ini tidak tuntas terpecahkan.Berbeda dengan sistem Islam. Islam memandang penting keberadaan anak sebagai generasi penerus peradaban suatu negara. Karena kemajuan suatu negara dilihat dari pemuda saat ini. Begitu pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak-anaknya, agar menjadi generasi yang kuat dan tanggung, yang lebih utama adalah generasi yang bertakwa dan berakhlakul karimah. Oleh karena itu, negara menjamin pemenuhan kebutuhan anak dalam berbagai aspek.Selain itu, negera akan mewujudkan fungsi dan peran keluarga yang optimal dalam mendidik anak. Fungsi ayah sebagai pemimpin dalam keluarga, yang mencari nafkah dan juga sangat berperan penting dalam pendidikan anak-anaknya, membersamai tumbuh kembang anak-anaknya. Peran ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya, tidak perlu bersusah payah bekerja memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Kerana negara menjamin kesejahteraan rakyatnya. Oleh karena itu, pentingnya sistem yang paripurna untuk mengatur semua aspek kehidupan manusia.Oleh: Andini (Forum Literasi Muslimah Bogor).

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua