PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKMerasa Resah, Puluhan Warga Naringgul Puncak Datangi Kantor Kecamatan Cisarua
    Melirik

    Merasa Resah, Puluhan Warga Naringgul Puncak Datangi Kantor Kecamatan Cisarua

    Puluhan warga masyarakat Kampung Naringgul RT 1 RW 17, Desa Tugu Selatan didampingi aktivis Karukunan Wargi Puncak (KWP) mendatangi Kantor Kecamatan Cisarua pada Selasa siang (20/8/2024).

    21 Agustus 2024 pukul 00.08 WIBIwans
    Bagikan:
    Merasa Resah, Puluhan Warga Naringgul Puncak Datangi Kantor Kecamatan Cisarua
    Merasa Resah, Puluhan Warga Naringgul Puncak Datangi Kantor Kecamatan Cisarua.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    CISARUA, PENAPUBLIK.COM - Puluhan warga masyarakat Kampung Naringgul RT 1 RW 17, Desa Tugu Selatan didampingi aktivis Karukunan Wargi Puncak (KWP) mendatangi Kantor Kecamatan Cisarua pada Selasa siang (20/8/2024). Sambil membentangkan spanduk dan aksi damai, Kedatangan warga diterima dengan hangat oleh Sekcam dan Babinsa diruang Aula Kantor Kecamatan Cisarua. Spanduk bertuliskan "Lahan Kampung Naringgul/Taringgul milik hak adat berdasarkan hak asal-usul. Kampung Naringgul/Taringgul sudah ada dan dihuni sebelum adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia". Menurut Dadang Supriatna, Ketua RT 1 RW 17, mengatakan kedatangan bersama warga meminta kepastian atau kejelasan bahkan meminta untuk ditangguhkan terkait nasib mereka kedepannya dimana saat ini mendapat Surat Peringatan ketiga (SP)3 dan rencananya akan dibongkar pada 26 Agustus mendatang.

    Sekcam Cisarua Didampingi Babinsa Koramil Saat Berdialog Dengan Warga Kampung Naringgul Desa Tugu Selatan Pada Selasa (20/8/2024).
    Sekcam Cisarua Didampingi Babinsa Koramil Saat Berdialog Dengan Warga Kampung Naringgul Desa Tugu Selatan Pada Selasa (20/8/2024).
    "Ada 10 unit rumah terdiri dari 14 KK atau 51 jiwa warga kami diwilayah RT 1 RW 17 yang akan dibongkar. Kami hanya ingin kepastian kalau misalkan benar mau dibongkar lalu kami mau tinggal dimana," ucapnya setengah bertanya. Adapun terkait surat kepemilikan atas tanah dilahan HGU tersebut kata Dadang diakuinya memang masih ada kelemahan, meskipun hidup dan tinggal diwilayah Kampung Naringgul tersebut sudah turun temurun dari nenek moyang terdahulu. "Setau kami yang mau dibongkar atau ditertibkan itu kan PKL bukan rumah warga. Sebagian warga kami ada yang tinggal dilahan HGU SSBP, sebagian lagi dilahan PTPN dan leluhur kami menempati lahan tersebut sejak tahun 1910 hingga sekarang lebih dari generasi ke 8. Jadi intinya sekalian kita mengadu sama Bapak pejabat disini dan pertanyaan kami yang 10 rumah terdiri dari 14 KK dihuni 51 jiwa mau dikemanakan," tanyanya. Hal senada diungkapkan Agus, Ketua RW 17, Ia mengaku prihatin sekaligus sedih dengan kondisi yang dirasakan warga masyarakat di Kampung Naringgul saat ini mendapat SP3 terlebih tanggal 26 Agustus akan dilakukan pembongkaran beberapa unit rumah. "Warga mengaku gelisah, Jadi saya mohon diperhatikanlah warga kami ini terutama yang tadi diceritakan oleh Pak RT. Sekali lagi kami minta tolong dengan sangat kepada Bapak Pj Bupati Bogor agar mempertimbangkan kondisi seperti ini," ungkapnya penuh harap. Sebelumnya ditempat berbeda, Saat menemui M. Eko Windiana, Kepala Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua pada Minggu (18/8/2024) Ia mengatakan bahwa terkait warga Kampung Naringgul yang sudah mendapat SP2 pihaknya sudah berupaya melayangkan surat permohonan penangguhan pembongkaran diarea pemukiman warga atau bangunan-bangunan yang saat ini dihuni oleh warga setempat yang bukan dipergunakan untuk komersial. "Iya saya sudah bersurat dan surat yang kami luncurkan dari Desa itu sifatnya berdasarkan sisi kemanusiaan dan sisi sosial, Jadi kalau memang hari ini berbicara tentang IMB atau hal lain yang berhubungan dengan itu ya wess lah kita terima. Tetapi kalau hari ini bicara yang berkenaan dengan tempat yang dihuni masyarakat kami itu minimal ada solusi-lah, Karena ketika mereka terbongkar atau tereksekusi pasti ada hak hidupnya yang terabaikan oleh kita, sehingga Kepala Desa sudah melayangkan surat cuma memang sampai saat ini kita belum mendapatkan jawaban yang pasti dari Pol PP maupun DPKPP berkenaan dengan warga kami di Naringgul." pungkasnya. (FIK/Redaksi).

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua