PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKMomentum Puncak Ngahiji, Ngelingan Rebo Wekasan Sebagai Warisan Budaya Kasepuhan
    Melirik

    Momentum Puncak Ngahiji, Ngelingan Rebo Wekasan Sebagai Warisan Budaya Kasepuhan

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Sudah menjadi tradisi terutama kaum Nadhliyyin bahwasannya pada hari Rabu terakhir atau Rebo Wekasan di Bulan Syafar digelar dzikir dan do'a bersama sekaligus dalam rangka tolak bala'i oleh warga masyarakat dibeberapa Daerah. Seperti dikawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor,

    07 Oktober 2021 pukul 06.00 WIBIwans
    Bagikan:
    Momentum Puncak Ngahiji, Ngelingan Rebo Wekasan Sebagai Warisan Budaya Kasepuhan
    Momentum Puncak Ngahiji, Ngelingan Rebo Wekasan Sebagai Warisan Budaya Kasepuhan.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Sudah menjadi tradisi terutama kaum Nadhliyyin bahwasannya pada hari Rabu terakhir atau Rebo Wekasan di Bulan Syafar digelar dzikir dan do'a bersama sekaligus dalam rangka tolak bala'i oleh warga masyarakat dibeberapa Daerah. Seperti dikawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Kegiatan silaturahmi dalam rangka Rebo Wekasan digagas paguyuban Puncak Ngahiji dengan menggandeng puluhan komunitas diantara-nya Ormas, LSM serta organisasi kepemudaan, sosial dan kemasyarakatan lainnya termasuk tokoh agama serta tokoh masyarakat. Menurut Iman Sofyan, Ketua Pelaksana kegiatan Rebo Wekasan atau sedekah kupat mengatakan bahwa dalam upaya melestarikan tradisi dan budaya leluhur serta menjaga kearifan lokal khususnya di kawasan wisata Puncak. "Ini kan langka ya, Rebo wekasan atau biasa disebut sedekah kupat adalah tradisi leluhur yang rutin dilaksanakan tiap tahun menurut cerita orangtua kita diawali oleh seorang ulama kenamaan yakni almarhum Mama Asy'ari atau lebih dikenal Mama Bakom berasal dari Ciawi. Kami berharap tradisi ini terus dilestarikan jangan sampai punah," ungkapnya dilokasi kegiatan.

    Kegiatan Rebo Wekasan Tahun Kelima Digagas Paguyuban Puncak Ngahiji Digelar di Landing Paralayang.
    Kegiatan Rebo Wekasan Tahun Kelima Digagas Paguyuban Puncak Ngahiji Digelar di Landing Paralayang.
    Ia menambahkan, Dalam kegiatan tersebut itu pun pihaknya sesuai dengan kesepakatan para penggagas akan memberikan santunan kepada anak yatim dan melepaskan puluhan ekor burung sebagai simbol rasa peduli terhadap satwa. "Kebetulan acaranya dilanding paralayang oleh karenanya kita akan melakukan pelepasan burung sebagai simbol kelestarian lingkungan disamping itu kami akan berbagi dengan para anak yatim," jelasnya. Hal senada dikatakan Ujang Sumitra atau biasa disapa Ujang Pucuk, Penggagas Paguyuban Puncak Ngahiji, dirinya mengaku bahwa acara yang digelar tahun 2021 ini untuk kelima kalinya didukung oleh seluruh Ormas termasuk didalamnya tokoh agama, tokoh masyarakat yang ada di 3 Kecamatan yakni Ciawi, Megamendung dan Cisarua. "Iya dikegiatan sedekah kupat ini rencananya kita akan melakukan pelepasan burung sebagai simbol melindungi dan memberi kebebasan bagi satwa khususnya yang ada di kawasan Puncak," ucapnya pada Rabu siang (6/10/2021). Menurutnya, Acara sedekah kupat di rebo wekasan ini sangat unik, Karena dilaksanakan oleh warga yang notabene berada diwilayah Ciawi, Megamendung dan Cisarua. "Semoga silaturahmi ini tetap terjaga dan kegiatan rutin sedekah kupat tetap lestari. Ormas yang ada diwilayah Puncak bisa tetap solid juga kompak," harapnya. Sementara itu Muhammad Muhsin, Ketua PMBS, Dirinya berharap kegiatan rebo wekasan sebagai salah satu tradisi dan kearifan lokal yang ada diwilayah Puncak akan tetap terpelihara hingga turun temurun. "Yang saya tau tradisi rebo wekasan dimana didalamnya ada sedekah kupat itu dilakukan sejak dahulu kala dilakukan pertama kali oleh Mama Bakom Ciawi. Ya hingga saat ini masih ada, Mudah-mudahan sampai generasi berikutnya pun masih terpelihara." pungkasnya penuh harap. Reporter : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua