MTQ Desa Bendungan Ciawi, Upaya Membangun Generasi yang Cinta Al-Qur’an
Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor telah memasuki tahun kelima. Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan sejak tahun 2021 masih kondisi Covid-19 atas inisiatif dan gagasan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Bendungan bersama Pemerintah Desa

CIAWI, PENAPUBLIK.COM - Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor telah memasuki tahun kelima. Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan sejak tahun 2021 masih kondisi Covid-19 atas inisiatif dan gagasan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Bendungan bersama Pemerintah Desa.
Setiap tahun, kegiatan MTQ terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bentuk komitmen dalam pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi yang mencintai Al-Qur’an, gemar membaca, dan diharapkan mampu menghafalnya.
Pantauan PenaPublik dilokasi kegiatan, antusiasme warga masyarakat Desa Bendungan nampak terlihat dalam mengikuti kegiatan tersebut pada Sabtu (3/10/2026).
"Alhamdulillah, pelaksanaan MTQ pertama tahun 2021 yang digagas MUI Desa Bendungan saat itu masih relatif sedikit jumlah peserta sekitar 60–70 orang. Namun seiring berjalan waktu, Kini jumlah tersebut meningkat hingga sekitar 140 peserta yang berasal dari seluruh RT di Desa Bendungan, mulai dari anak-anak PAUD, TK, SD, Pondok Pesantren, Majelis Ta'lim, hingga kelompok-kelompok pengajian. Kegiatan ini dibagi kedalam 3 ruang salah satunya memakai fasilitas Masjid jadi tidak hanya di aula Desa," tutur Dede Herdiana, Sekretaris Desa Bendungan.
Kegiatan tersebut juga kata Dede menjadi bagian dari peran guru ngaji dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat yang mempertemukan anak-anak dan masyarakat dalam suasana pembelajaran serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.
"Bersyukur dukungan terhadap kegiatan ini datang dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari Pemerintah Desa, MUI, lembaga kemasyarakatan Desa, Ketua RT dan RW, hingga masyarakat secara umum. Kami mengapresiasi MUI Desa Bendungan karena telah beberapa kali berturut-turut mendapatkan penghargaan sebagai MUI terbaik se-Kecamatan Ciawi," ungkap Dede.

Harapan kedepan masih kata Dede kegiatan MTQ dapat terus berkelanjutan dan semakin berkembang. Bukan sekadar menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi sarana edukasi dan pembinaan bagi anak-anak Desa Bendungan agar tumbuh menjadi generasi yang Islami dan Cinta terhadap Al-Quranul Karim.
"Nilai-nilai Al-Qur’an yang ditanamkan sejak dini dapat menjadi bekal bagi anak-anak dalam menjalani kehidupan dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta Desa Bendungan di masa depan," ucapnya.
Ditempat yang sama, K.H Jejen Zaenudin, Ketua MUI Desa Bendungan berharap kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya bagi generasi muda.
Melalui kegiatan MTQ yang dilaksanakan secara rutin, MUI Desa Bendungan ingin membangun semangat generasi Qur’ani, meningkatkan kualitas keagamaan masyarakat, serta mempererat silaturahmi antara ulama, Pemerintah Desa, tokoh masyarakat, para guru ngaji, dan seluruh warga.
"Kami berharap kegiatan MTQ dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan, sehingga mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat membawa nama baik Desa Bendungan hingga ke tingkat Kecamatan, Kabupaten, bahkan tingkat yang lebih tinggi, Aamiiin." pungkas K.H Jejen Zaenudin penuh harap.
Reporter : Taufik/Redaksi
ARTIKEL TERKAIT
MelirikPengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
MelirikSungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
PemerintahanTambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
MelirikInspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
DesaJelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
Melirik