Najib Sosok Dermawan Bantu Eksistensi RAB Menjadi Bermakna
Saling tolong menolong meringankan beban sesama, merupakan perilaku akhlak terpuji. Berlomba-lomba dalam kebaikan meraih ridho dan cintaNya, Banyak cara untuk dilakukan dengan dasar dari hati yang tulus ikhlas beramal

Cilegon, Penapublik.com - Saling tolong menolong meringankan beban sesama, merupakan perilaku akhlak terpuji. Berlomba-lomba dalam kebaikan meraih ridho dan cintaNya, Banyak cara untuk dilakukan dengan dasar dari hati yang tulus ikhlas beramal. Sikap dermawan saling berbagi dari sebagian harta yang dimiliki hakikatnya adalah terbukanya hijab untuk mengenal diri. Salah satunya H. Najib Hanafi, SE yang bekerja di PT. KENERTEK POWER SYSTEM posisi jabatan saat ini sebagai HRD merupakan sosok inspiratif tidak hanya cerdas, pekerja keras beliau juga dikenal karena kedermawanannya. Menurutnya berbagi itu adalah kewajiban bagi kita, terutama bagi yang mampu secara materi harta yang kita dapat itu sesungguhnya ada hak orang lain yang harus kita berikan. Saat ini mempercayakan salah satunya melalui Relawan Anak Bangsa (RAB) yang bergerak dibidang sosial. "Sebagai ungkap syukur agar kita dapat dekat dengan Allah SWT, manusia, surga dijauhkan dari siksa api neraka," ungkap Najib. Sementara itu Toyibah, Ketua umum (RAB) mengaku bahwa H. Najib memang sosok dermawan dan mencintai anak yatim. Ia memiliki kepribadian baik, murah senyum dan santun selalu membantu pergerakan hingga eksistensi (RAB) bermakna bagi orang lain. "Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada beliau yang selama ini telah membantu pergerakan dan memberikan kepercayaan kepada Relawan Anak Bangsa." pungkasnya. Reporter : Fauzi Editor : Taufik Hidayat
Penulis
IwansARTIKEL TERKAIT
FigurRivaldo Surya Darmawan Nakhoda Baru KNPI Kota Bogor
FigurTak Kenal Maka Tak Sayang, Ini Sosok Kepala Pasar Cisarua yang Baru
FigurPerjalanan Hidup Solihin GP: Jejak Seorang Sesepuh Jawa Barat
FigurDidukung Jadi Pimpinan DPRD Kota Bogor, Begini Kata Zaenal Abidin
FigurSelesaikan Film Jejak 2 Ulama, Dihari Tayang Perdana Gus Solah Wafat
Figur