PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEBINCANGNuraema : Bupati Terpilih Harus Keluarkan Aturan Gaji Guru Honorer
    Bincang

    Nuraema : Bupati Terpilih Harus Keluarkan Aturan Gaji Guru Honorer

    Nuraema, salah satu tenaga pengajar honorer di MTs Mazro'athussibyan Caringin, Kabupaten Bogor sudah malang melintang menjadi guru sejak tahun 2001 hingga saat ini masih aktif mengajar

    22 September 2018 pukul 13.22 WIBIwans
    Bagikan:
    Nuraema : Bupati Terpilih Harus Keluarkan Aturan Gaji Guru Honorer
    Nuraema : Bupati Terpilih Harus Keluarkan Aturan Gaji Guru Honorer.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Caringin, Penapublik.com - Nuraema, salah satu tenaga pengajar honorer di MTs Mazro'athussibyan Caringin, Kabupaten Bogor sudah malang melintang menjadi guru sejak tahun 2001 hingga saat ini masih aktif mengajar. Guru lulusan sarjana Pendidikan S.1 di salah satu Universitas swasta ternama di Bogor itu, dari tahun 2005 sempat empat kali mengikuti test rekrutmen CPNS. Namun gagal hantarkan dirinya menjadi tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS). Nuraema yang saat ini usianya menginjak 41 tahun kesempatan CPNS 2018 pun tak bisa diikutinya terhalang aturan persyaratan usia, berdasarkan informasi dari instagram Bkngoidofficial saat ini aturan usia yang dapat ikut serta mendaftar maksimal hingga usia 35 tahun. "Ikhtiar sudah, hasil dan keputusannya itu hak preogratif Allah SWT. Yakin ada rencana yang indah dan lebih baik untuk saya. Menurut saya aturan usia maksimal 35 tahun dihapus agar semua berjuang untuk mendapatkan haknya hingga kesempatan menjadi ASN terbuka," ungkapnya. Dirinya memberikan pesan semangat untuk guru-guru muda dan yang akan berjuang mengikuti CPNS 2018. "Jangan putus asa Allah SWT tak pernah tidur, Dia tahu yang terbaik untuk hambaNya. Teruslah berusaha dan tetap semangat, Mewakili ribuan guru, harapan saya semua guru mengabdi tidak dibeda-bedakan karena semua guru sama, sama-sama berusaha seoptimal mungkin ikut mencerdaskan anak Bangsa," tuturnya. Masih kata Nuraema, saat disinggung soal gaji honorer, Diharapkan gaji perbulannya diatur oleh Pemkab Bogor baik guru yang mengajar di Sekolah swasta maupun yang di Negeri. "Walaupun kami tidak menjadi guru PNS/ASN minimal gaji perbulannya berdasarkan UMK Kabupaten Bogor, kami tunggu kebijakan Bupati yang baru terpilih yakni Ibu Ade Yasin semoga beliau mengeluarkan aturan pemberian gaji guru yang tidak berstatus PNS. Dizaman sekarang sudah seharusnya semua gaji guru, baik guru suka relawan (Sukwan), Honorer, Guru Tidak Tetap (GTT) dan Guru Tetap Yayasan (GTY) diatur langsung oleh Pemkab bukan oleh kebijakan sekolah lagi dan menerima uang tunai gaji perbulan melalui Bank." pungkasnya. Reporter : Fauzi Editor : Taufik Hidayat

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedPENDIDIKAN#Guru
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Ketua AAI Kota Bogor Siap Dampingi Korban Peristiwa Diduga PembacokanBincang

    Ketua AAI Kota Bogor Siap Dampingi Korban Peristiwa Diduga Pembacokan

    Muhamad Iwan Setiawan: Saya Ingin Bangun Kedekatan Pelayanan MasyarakatBincang

    Muhamad Iwan Setiawan: Saya Ingin Bangun Kedekatan Pelayanan Masyarakat

    Trisula Jambuluwuk Inginkan Lingkungan yang Aman, Nyaman dan TentramBincang

    Trisula Jambuluwuk Inginkan Lingkungan yang Aman, Nyaman dan Tentram

    Bincang Desa : Supratno Prasetyo, Sekilas Kisahnya Hingga Menjadi Kepala Desa BanjarwangiBincang

    Bincang Desa : Supratno Prasetyo, Sekilas Kisahnya Hingga Menjadi Kepala Desa Banjarwangi

    Agung Setiawan :  Kita Bakal Buat Program Pemberdayaan Di Tahun 2019Bincang

    Agung Setiawan : Kita Bakal Buat Program Pemberdayaan Di Tahun 2019

    Dari "Ngetem" Hingga Regulasi di Rumah Sakit, Ini Kata Aktivis BoselBincang

    Dari "Ngetem" Hingga Regulasi di Rumah Sakit, Ini Kata Aktivis Bosel

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua