PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKPemilu 2024 : Peran Medsos Dalam Mencegah Disintegrasi Sosial, Ini Upayanya
    Melirik

    Pemilu 2024 : Peran Medsos Dalam Mencegah Disintegrasi Sosial, Ini Upayanya

    Pemilihan Umum merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang diselenggarakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

    04 Juni 2023 pukul 17.08 WIBIwans
    Bagikan:
    Pemilu 2024 : Peran Medsos Dalam Mencegah Disintegrasi Sosial, Ini Upayanya
    Pemilu 2024 : Peran Medsos Dalam Mencegah Disintegrasi Sosial, Ini Upayanya.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    MEGAMENDUNG, PENAPUBLIK.COM - Pemilihan Umum merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang diselenggarakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

    Namun demikian, Jika berkaca dari proses Pemilihan Kepala Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017 dan Pemilihan Umum Tahun 2019 dimana isu Identitas Agama sangat memanas pada saat itu, sehingga kemudian berakibat pada seorang Basuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenal Ahok harus dijebloskan ke penjara karena salah satu ucapan dalam pidatonya yang dianggap "Menodai Agama" atau "Menistai Agama".

    Selain itu, Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 muncul fenomena baru dikalangan masyarakat dengan istilah Cebong dan Kampret.

    Menurut hemat penulis, dua contoh polemik yang terjadi pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 dan Pemilu pada tahun 2019 di atas hal itu terjadi karena dipengaruhi oleh penggunaan media sosial yang terlalu bebas, dan tentu ini akan menjadi ancaman terjadinya disintegrasi sosial sebelum dan sesudah Pemilu 2024 mendatang apabila tidak ada upaya-upaya dari semua pihak untuk memperkuat integrasi Nasional.

    Disisi lain perkembangan teknologi yang saat ini kita alami sangatlah membawa dampak terhadap perubahan kehidupan sosial. Sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi dalam interaksi antar masyarakat, begitupun dengan hajat demokrasi yang akan kita laksanakan pada tahun 2024 mendatang.

    Cara pandang masyarakat tentang Pemilu akan berbeda, karena pengaruh informasi yang sangat cepat dan mudah untuk diakses. Media sosial menjadi salah satu rujukan masyarakat dalam menilai, memahami serta mengawasi Pemilu yang saat ini sudah memasuki tahapan.

    Maka hal ini harus menjadi peluang bagi semua intansi terutama penyelengara dari tingkatan pusat sampai yang terbawah untuk dapat memanfaatkan teknologi yakni media sosial dalam mensosialisasikan dan menyuguhkan informasi-informasi terkait dengan tahapan, Peraturan dan teknis pelaksanaan Pemilu sehingga dapat menangkal informasi-informasi yang tidak layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat yang menjadi penyebab lahirnya dis-integrasi sosial.

    Baca Juga :
    • Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    • Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Disamping penyelenggara Pemilu yang harus menyuguhkan informasi-informasi terkait dengan tahapan, Peraturan dan teknis pelaksanaan Pemilu, Aparat penegak hukum dalam hal ini Kepolisian Republik Indonesia diperlukan hadir dalam mensosialisasikan hukum pidana bagi pengguna medsos yang menyebarkan informasi-informasi yang sifatnya hoax, ujaran kebencian dan mengganggu Kesatuan dan Persatuan Bangsa sekaligus memantau media sosial sehingga dapat dengan cepat menindak pengguna-pengguna medsos yang melanggar hukum.

    Maka ada dua peran yang harus difahami sebagai penyelenggara dalam menggunakan media sosial ini, pertama jadikan Media Sosial sebagai sarana untuk mensosialisaikan tahapan-tahapan Pemilu dan kedua penyelenggara dan Intansi Kepolisian harus mengawasi pengguna media sosial khususnya para peserta pemilu dan para pendukungnya.

    Melakukan dua peran ini di yakini pelaksanaan Pemilu 2024 akan berjalan sehat dan terhindar dari Disintegrasi Sosial baik sebelum maupun setelah Pemilu 2024.

    Saat ini Pemilu 2024 sudah mulai menjadi obrolan harian ditengah-tengah masyarakat dimana sumber informasi yang mereka dapat adalah media sosial. Suasana persaingan antar peserta sudah sangat terasa hangat. Jika proses Pemilihan Kepala Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017 dan Pemilihan Umum Tahun 2019 yang menyebabkan disintegrasi sosial secara nasional terulang, tentu hal tersebut sangatlah bertolak belakang dengan definisi Pemilu itu sendiri.

    Pemilu 2024 adalah sarana integrasi Bangsa, diperlukan adanya kontribusi dari semua lapisan masyarakat, lembaga negara dan aparat penegak hukum serta peserta Pemilu.

    Oleh karena itu, menyajikan informasi yang akurat adalah tugas kita bersama, baik penyelenggara, peserta maupun instansi terkait sehingga masyarakat dapat menerima informasi yang layak untuk di konsumsi.

    Selain itu, Pendidikan pemilih melalui media sosial harus menjadi satu gerakan bersama bahwasan-nya jangan jadikan Pemilu 2024 nanti sebagai arena pertempuran politik akan tetapi jadikan Pemilu 2024 nanti sebagai sarana integrasi Bangsa, Sehingga Kesatuan dan Persatuan tetap akan terjaga walaupun berbeda pilihan sebagaimana disampaikan Bung karno “Dan, sebagai sudah kukatakan berulang-ulang, janganlah pemilihan umum ini nanti menjadi arena pertempuran politik demikian rupa, hingga membahayakan keutuhan bangsa”.

    Penulis : Juhdi (PPK Kecamatan Megamendung).

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua