Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
CISARUA, PENAPUBLIK.COM - Aktivitas cut and fill yang saat ini tengah dilakukan PT. Jakarta Estate Development diwilayah RT 1 RW 05 Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor disesalkan berbagai kalangan termasuk pengurus oleh lingkungan setempat.

CISARUA, PENAPUBLIK.COM - Aktivitas cut and fill yang saat ini tengah dilakukan PT. Jakarta Estate Development diwilayah RT 1 RW 05 Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor disesalkan berbagai kalangan termasuk pengurus oleh lingkungan setempat.
Seperti dikatakan Heri, Ketua RW 05 Desa Cibeureum bahwa aktivitas cut and fill tersebut melanggar norma lingkungan hidup.
"Iya cut and fill itu ada diwilayah Kampung Pasir Tugu RT 01 RW 05, yang punya wilayah saja gak diberi tau, gak ada koordinasi sama saya tau-tau ada pengerjaan pengurugan tanah dengan alat berat disekitar lokasi itu," ungkapnya.

Hal senada dituturkan Dudu, Kepala Dusun 2, Ia mengaku belum ada koordinasi dari pihak pengelola pembangunan.
"Iya saya denger sama sekali belum ada koordinasi ya, baik dengan RT maupun RW setempat," singkatnya.
Ditempat berbeda, Wahyudin warga Citeko menuturkan bahwa aliran air dari Sungai Cisarua yang biasa digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari kini tidak lagi layak digunakan.
"Malam kemarin waktu hujan, air yang tercemar lumpur dipenuhi material tanah dari proyek di Desa Cibeureum sehingga gak bisa digunakan seperti biasanya maka dari itu coba hentikan dahulu pengerjaannya sebelum sesuatu hal tidak kami inginkan." tandasnya. (Redaksi).
Penulis
IwansARTIKEL TERKAIT
MelirikSungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
MelirikInspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
MelirikWujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
MelirikMasa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum
MelirikJum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil
Melirik