PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKPeringati World Turtle Day: Kenalan dengan Kura-Kura di Reptile Island hanya di Royal Safari Garden Puncak
    Melirik

    Peringati World Turtle Day: Kenalan dengan Kura-Kura di Reptile Island hanya di Royal Safari Garden Puncak

    Royal Safari Garden Puncak Cisarua turut memperingati World Turtle Day yang jatuh setiap tanggal 23 Mei dengan mengajak para tamu untuk mengenal lebih dekat keunikan berbagai jenis kura-kura yang ada di Reptile Island. Dikenal sebagai satwa yang lamban namun penuh daya tahan, kura-kura menjadi simbol ketenangan dan umur panjang yang syarat makna edukatif bagi anak-anak maupun orang dewasa.

    29 Mei 2025 pukul 07.59 WIBIwans
    Bagikan:
    Peringati World Turtle Day: Kenalan dengan Kura-Kura di Reptile Island hanya di Royal Safari Garden Puncak
    Peringati World Turtle Day: Kenalan dengan Kura-Kura di Reptile Island hanya di Royal Safari Garden Puncak.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - Royal Safari Garden Puncak Cisarua turut memperingati World Turtle Day yang jatuh setiap tanggal 23 Mei dengan mengajak para tamu untuk mengenal lebih dekat keunikan berbagai jenis kura-kura yang ada di Reptile Island. Dikenal sebagai satwa yang lamban namun penuh daya tahan, kura-kura menjadi simbol ketenangan dan umur panjang yang syarat makna edukatif bagi anak-anak maupun orang dewasa.

    Sekedar diketahui, World Turtle Day pertama kali diperingati pada tahun 2000 oleh American Tortoise Rescue sebagai kampanye global untuk meningkatkan kesadaran akan perlindungan kura-kura dan habitatnya. Di seluruh dunia, kura-kura menghadapi ancaman serius dari perburuan, perdagangan ilegal, dan kerusakan lingkungan. Hari ini menjadi momen penting untuk mengedukasi masyarakat dan mengapresiasi peran kura-kura dalam ekosistem.

    Momen tersebut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan sepertia turtle cookies untuk para tamu yang check in, serta lomba mewarnai gambar kura-kura.

    Kura-kura di Royal Safari Garden, Reptile Island menjadi salah satu area edukasi favorit yang menampilkan berbagai jenis reptil, termasuk lima spesies kura-kura yang menarik untuk dipelajari.

    "Anda dapat bertemu langsung dengan berbagai kura-kura ini dengan berbagai informasi edukatif yang tertera dan dapat dipelajari oleh siapapun," ucap Dody Saputro, Hotel Manager Royal Safari Garden.

    Lanjutnya, Kura-Kura Kaki Gajah (Manouria emys), dikenal juga sebagai kura-kura terbesar di Asia Tenggara, kura-kura kaki gajah memiliki tubuh kokoh dan kaki bersisik menyerupai gajah. Hidup di darat, jenis ini lamban namun sangat kuat dan bisa hidup hingga puluhan tahun.

    Baca Juga :
    • Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    • Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Ada juga Kura-Kura Daun (Cyclemys dentata) yang memiliki tempurung menyerupai bentuk daun kering, spesies ini pandai berkamuflase di lingkungan berdaun. Sifatnya semi-akuatik dan cukup aktif di siang hari.

    Sementara itu terdapat pula Kura-Kura Brazil (Trachemys scripta elegans), populer sebagai satwa peliharaan, kura-kura ini mudah dikenali dari bercak merah di dekat telinganya. Namun, ia termasuk spesies invasif yang perlu pengelolaan cermat di habitat aslinya.

    Kura-Kura Ambon (Cuora amboinensis), merupakan salah satu kura-kura asli Indonesia yang bisa hidup di air maupun darat. Tempurungnya berbentuk kubah dan memiliki warna gelap yang elegan.

    Alligator Snapping Turtle (Chelydra serpentina), spesies eksotis dari Amerika Utara ini terkenal dengan rahangnya yang kuat dan karakter agresif. Meski terlihat menyeramkan, ia memiliki peran penting sebagai pengontrol populasi ikan kecil di habitat aslinya.

    Kura-kura Sulcata (Centrochelys sulcata), Merupakan jenis kura-kura terbesar ketiga di dunia. Satwa ini dijuluki juga African Spurred Tortoise, karena berasal dari Afrika dan memiliki ‘spur’ yaitu taji di belakang kaki mereka.

    Seluruh kura-kura ini bisa dilihat langsung di Reptile Island, bagian dari fasilitas gratis bagi tamu yang menginap di Royal Safari Garden. Bagi Anda yang tidak menginap, Anda juga bisa menjelajahi area ini hanya dengan membeli tiket masuk Royal Safari Garden seharga Rp30.000 (weekday) atau Rp35.000 (weekend), yang sudah termasuk akses ke Reptile Island, Bird Park, dan Animal Show," jelas Dody Saputro.

    World Turtle Day menjadi pengingat penting bahwa edukasi satwa bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan dan mendalam. Di Royal Safari Garden, liburan bukan hanya tentang relaksasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk lebih dekat dengan alam dan mengenal satwa dari berbagai belahan dunia.

    "Perayaan World Turtle Day di Royal Safari Garden adalah wujud komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif. Melalui kegiatan interaktif dan edukasi satwa seperti ini, kami berharap tamu, terutama anak-anak dapat belajar mencintai alam dan makhluk hidup sejak dini." tandasnya. (Redaksi)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua