PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEDESAPilkades Citeko : Diantara Pencemaran Sungai Cisarua dan Pesimistis Warga Pasanggrahan
    Desa

    Pilkades Citeko : Diantara Pencemaran Sungai Cisarua dan Pesimistis Warga Pasanggrahan

    Perhelatan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang pertama di Kabupaten Bogor tahun 2020 sudah diambang pintu yang sedianya akan digelar pada 20 Desember mendatang. Selain menuai

    31 Oktober 2020 pukul 13.49 WIBIwans
    Bagikan:
    Pilkades Citeko : Diantara Pencemaran Sungai Cisarua dan Pesimistis Warga Pasanggrahan
    Pilkades Citeko : Diantara Pencemaran Sungai Cisarua dan Pesimistis Warga Pasanggrahan.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com - Perhelatan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang pertama di Kabupaten Bogor tahun 2020 sudah diambang pintu yang sedianya akan digelar pada 20 Desember mendatang. Selain menuai banyak harapan di masyarakat namun demikian tidak sedikit juga yang bernada pesimistis. Hal itu terjadi mungkin karena pigur Calon Kepala Desa yang terpilih nanti ternyata tidak mewujudkan janji-janji manisnya saat berkampanye. Ditambah lagi saat ini tantangannya lebih berat. Selain ada beberapa tanggungjawab administrasi yang lumayan banyak, Calon Kades juga dituntut untuk mampu meningkatkan PAD Desa. Oleh karena itu para Cakades harus mampu memetakan skala prioritas apa yang harus diambil jika terpilih nanti. Artinya calon Kepala Desa harus tahu keunggulan kompetitif apa saja yang bisa dikembangkan jadi sumber PAD Desa yang baru kedepannya.

    Gerakan Bebersih Sampah Yang Diinisiasi Pepeling Disungai Cisarua Beberapa Waktu Lalu
    Gerakan Bebersih Sampah Yang Diinisiasi Pepeling Disungai Cisarua Beberapa Waktu Lalu
    Menurut M. Syafwan, Aktivis Puncak yang tergabung dalam Komunitas Penggiat Pelestari Lingkungan (Pepeling) mengatakan ada satu ironi dalam setiap perhelatan Pilkades dibeberapa Desa bahkan nyaris tidak ada cakades yang memaparkan rencana programnya terkait penataan lingkungan hidup, salah satunya sistem pengelolaan sampah baik skala warga maupun korporasi. "Kebijakan apa yang akan diambilnya kelak jika dia terpilih nanti dan seolah masalah Lingkungan Hidup itu tidak penting, Padahal kita saksikan bersama hari ini betapa pencemaran terjadi dimana mana. Sungai, Got atau selokan hingga jalanan sering kali jadi tempat pembuangan sampah yang menimbulkan kekumuhan dan pencemaran belum lagi masalah lainnya akan timbul," papar Iwan Meichin sapaan akrabnya kepada PenaPublik. Dari 9 Desa 1 Kelurahan di Kecamatan Cisarua yang ikut Pilkades kata Meichin yakni Desa Citeko, Berkaca dari kenyataan itu semua, Kemudian muncul harapan dari warga Kampung Pasanggrahan terutama yang tinggal berdekatan disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisarua itu berharap Kepala Desa yang terpilih nanti bisa menyediakan fasilitas Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). "Keberadaan Sungai Cisarua yang notabene sebagai Hulu, kondisinya saat ini sudah sangat tercemar oleh berbagai jenis sampah dan ini jadi bahan pemikiran serta pertimbangan serius buat para calon Kepala Desa Citeko, Kecamatan Cisarua khususnya dan cakades lainnya yang ikut kontestasi Pilkades. Saya yakin jika konsep penataan lingkungan ini dikelola dengan baik oleh Desa dengan melibatkan para ahli baik dari komunitas maupun tenaga profesional, maka Desa tersebut akan jadi Desa berprestasi, dengan sendirinya PAD Desa-nya pun akan meningkat. Karena penataan lingkungan yang baik akan jadi destinasi wisata agro edukasi yang sangat diminati saat ini," tandasnya. Sementara menurut Yayat, warga Pasanggrahan lainnya mengaku sejauh ini belum ada satupun bakal calon yang benar-benar serius memiliki kepekaan terhadap lingkungan hidup seperti pencemaran ekosistem disekitar Sungai Cisarua yang sudah semakin parah saat ini kondisinya. "Pencemaran lingkungan dan permasalahan sampah tak pernah dilirik oleh calon Kades, Belum ada satupun tempat pembuangan sampah yang representatif disana dan hendaknya jangan hanya karena ambisi jabatan serta kekuasaan saja? Saya prihatin dengan kondisi seperti itu dan tak banyak berharap banyak akhirnya." ungkapnya. Reporter : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai ProgramDesa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Dukung Program Pemerintah, Pemdes Ciawi Gelar Rembug StuntingDesa

    Dukung Program Pemerintah, Pemdes Ciawi Gelar Rembug Stunting

    49 RT dan 11 RW di Desa Bendungan Ciawi Resmi Dilantik, Sekdes Dede : Selamat MengabdiDesa

    49 RT dan 11 RW di Desa Bendungan Ciawi Resmi Dilantik, Sekdes Dede : Selamat Mengabdi

    Lurah Cisarua Turun Gunung, Ikut Aksi Mungut Sampah Dilahan RumijaDesa

    Lurah Cisarua Turun Gunung, Ikut Aksi Mungut Sampah Dilahan Rumija

    BPD Gadog dan Pegiat Lingkungan Apresiasi Forkopimcam Megamendung Gagas Bebersih SampahDesa

    BPD Gadog dan Pegiat Lingkungan Apresiasi Forkopimcam Megamendung Gagas Bebersih Sampah

    Pasukan Orange Tugu Utara Puncak ; Lestarikan Alam Bukan Celoteh BelakaDesa

    Pasukan Orange Tugu Utara Puncak ; Lestarikan Alam Bukan Celoteh Belaka

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua