PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKPKL Dibongkar Satpol PP, Opik Ambon : Pemkab Jangan Tebang Pilih
    Melirik

    PKL Dibongkar Satpol PP, Opik Ambon : Pemkab Jangan Tebang Pilih

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor kembali menertibkan dan membongkar Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada disekitar Jalur Jalan Raya Puncak tepatnya di Blok Gunung Mas

    12 Maret 2020 pukul 16.27 WIBIwans
    Bagikan:
    PKL Dibongkar Satpol PP, Opik Ambon : Pemkab Jangan Tebang Pilih
    PKL Dibongkar Satpol PP, Opik Ambon : Pemkab Jangan Tebang Pilih.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor kembali menertibkan dan membongkar Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada disekitar Jalur Jalan Raya Puncak tepatnya di Blok Gunung Mas berdekatan dengan tebingan yang seringkali menimbulkan bencana alam seperti longsor, dikarenakan saat ini intensitas hujan cukup tinggi bahkan diprediksi cuaca ekstrim akan terjadi dalam minggu ini menurut prakiraan BMKG. "Kenapa yang jadi target Ciburial, Pinus dan blok Gunung Mas saja sedangkan PKL itu banyak juga yang diatas belum pernah Satpol PP yang mau ngacak-ngacak keatas. Coba tunjukan mana keadilannya," ujar Opik ambon warga Tugu Selatan setengah bertanya memberikan keterangan melalui pesan Whatsapp-nya, Pada Kamis siang (12/03/2020). Padahal kata Ambon sapaan akrabnya, Dari sekian pedagang mencari nafkah hanya mengandalkan berjualan diarea tersebut. Bahkan ada satu keluarga terpaksa tidur di lapak itu sekaligus menjadi tempat tinggal, Namun sekarang sudah rata dengan tanah. Ia menuturkan, Para pedagang berharap sebelum terjadi pembongkaran tersebut seharusnya di sediakan terlebih dahulu relokasi-nya. "Jangan dulu membongkar ketika solusi relokasi belum ada, Kan kasian juga para pedagang kecil dari Tugu Utara dan Tugu Selatan yang mencari nafkah di area itu. Kenapa yang dipinus ada 4 warung dibiarkan begitu saja harusnya jangan tebang pilih," tandasnya. Sementara itu menurut Ruslan, Kabid Pengendali Operasi Satpol PP Kabupaten menerangkan bahwa kegiatan penertiban pedagang kaki lima di blok Pinus area Gunung Mas yang dahulu-nya sering terjadi bencana alam seperti longsor dari tanah tebing yang ada disekitarnya. "Upaya kami melakukan gerakan cepat dalam mengantisipasi resiko bencana alam tanah longsor, Hari ini berupa penertiban lima bangunan liarnya. Terlebih lagi Bogor akan mengalami cuaca yang cukup ekstrim dalam minggu ini sesuai prediksi dan prakiraan BMKG," terangnya. Oleh karena itu masih kata Ruslan, Kegiatan gerakan cepat berupa penertiban bangunan liar ini juga dalam upaya mencegah timbulnya korban luka bahkan mungkin jiwa. "Demi mencegah timbulnya korban luka atau jiwa, karena Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga sudah menetapkan bahwa di daerah tanah milik Pemerintah ini masyarakat dilarang mendirikan bangunan." tegasnya. Reporter : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua