PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEPENAPUBLIKPKL Jalur Puncak Keluarkan Tritura
    PenaPublik

    PKL Jalur Puncak Keluarkan Tritura

    Indonesia yang katanya sudah 73 tahun merdeka, tetapi dinilai belum sepenuhnya dirasakan oleh sebagian masyarakat seperti di kawasan Puncak, Kecamatan Megamendung dan Cisarua, Kabupaten Bogor, khususnya mereka yang berprofesi sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL).

    09 Agustus 2018 pukul 19.49 WIBIwans
    Bagikan:
    PKL Jalur Puncak Keluarkan Tritura
    PKL Jalur Puncak Keluarkan Tritura.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Ciawi, PenaPublik.com - Indonesia yang katanya sudah 73 tahun merdeka, tetapi dinilai belum sepenuhnya dirasakan oleh sebagian masyarakat seperti di kawasan Puncak, Kecamatan Megamendung dan Cisarua, Kabupaten Bogor, khususnya mereka yang berprofesi sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL). Menurut Fahreza, Koordinator aksi dan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) saat menggelar aksi unjuk rasa di Komplek Perkantoran Pemkab Bogor, mengatakan Kabupaten Bogor yang memiliki visi menjadi Kabupaten termaju di Indonesia, ternyata hingga saat ini belum terealisasi dengan maksimal. "Katanya ingin meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, justru yang ada adalah penggusuran dan pengusiran pelaku ekonomi seperti pada tahun 2017 lalu. Para PKL dijalur Puncak yang menjadi penggerak ekonomi mikro di Kabupaten Bogor. PKL yang seharusnya diberdayakan justru selalu tidak diikutsertakan dengan berbagai dalih dan alasan,” ungkapnya. Karena menurutnya, masih kata Fahreza, rakyat juga berhak memberikan masukan terkait kebijakan relokasi PKL yang aman dan murah, serta lebih bermanfaat sehingga menjadi daya tarik bagi para wisatawan. “Entah mau dijadikan seperti apa wilayah Puncak, sampai saat ini belum ada transparansi terkait penataan perencanaan pembangunan kawasan Puncak. Para PKL selalu dihantui oleh penggusuran dan pengusiran.” celotehnya. Sekedar diketahui Repdem dan PKL di jalur Puncak memberikan Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) kepada Bupati Bogor Nurhayanti, antara lain : 1. Tidak akan ada penggusuran PKL Puncak sebelum ada tempat relokasi yang aman, nyaman, dan harga murah. 2. Libatkan kami (PKL Puncak) dalam rencana penataan wilayah Puncak. 3. Meminta penjelasan terkait penataan puncak seperti program pelebaran jalan, rencana relokasi, kapan dan seperti apa penataannya. (TH)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Sebuah Curahan Hati Dalam Renungan RamadhanPenaPublik

    Sebuah Curahan Hati Dalam Renungan Ramadhan

    Aktivis Bosel Galang Dana Rakor PMBSPenaPublik

    Aktivis Bosel Galang Dana Rakor PMBS

    Panglima TNI Tegaskan Sikap Netral dan NKRI Adalah Harga MatiPenaPublik

    Panglima TNI Tegaskan Sikap Netral dan NKRI Adalah Harga Mati

    JPU Temukan Kejanggalan dan Kesalahan Fatal Dalam Pembelaan Terdakwa Penghina Wartawan pada Sidang Kasus 'Kutu Kupret'PenaPublik

    JPU Temukan Kejanggalan dan Kesalahan Fatal Dalam Pembelaan Terdakwa Penghina Wartawan pada Sidang Kasus 'Kutu Kupret'

    Lapis Legit Isi Cabai RawitPenaPublik

    Lapis Legit Isi Cabai Rawit

    Irjen Kemdikbud Periksa Rektor Unima Terkait Rekomendasi OmbudsmanPenaPublik

    Irjen Kemdikbud Periksa Rektor Unima Terkait Rekomendasi Ombudsman

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua