PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKPrihatin Sebaran HIV, KPA Kabupaten Bogor Gelar Sosialisasi Pembentukan Warga Peduli Aids
    Melirik

    Prihatin Sebaran HIV, KPA Kabupaten Bogor Gelar Sosialisasi Pembentukan Warga Peduli Aids

    Beberapa orang perwakilan Pemerintah Kecamatan melakukan pertemuan dalam rangka koordinasi dan sosialisasi untuk mendorong pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) tingkat Kecamatan di Kabupaten Bogor bertempat diruang aula Hotel Pesona Anggraeni, Jalan Raya Puncak, RT 1 RW 01 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua pada Selasa (15/8/2023).

    16 Agustus 2023 pukul 11.26 WIBIwans
    Bagikan:
    Prihatin Sebaran HIV, KPA Kabupaten Bogor Gelar Sosialisasi Pembentukan Warga Peduli Aids
    Prihatin Sebaran HIV, KPA Kabupaten Bogor Gelar Sosialisasi Pembentukan Warga Peduli Aids.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    CISARUA, PENAPUBLIK.COM - Beberapa orang perwakilan Pemerintah Kecamatan melakukan pertemuan dalam rangka koordinasi dan sosialisasi untuk mendorong pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) tingkat Kecamatan di Kabupaten Bogor bertempat diruang aula Hotel Pesona Anggraeni, Jalan Raya Puncak, RT 1 RW 01 Desa Citeko, Kecamatan Cisarua pada Selasa (15/8/2023).

    "Ya, Sosialisasi pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) ini direncanakan akan di follow up mulai dari tingkat Kecamatan kemudian turunannya hingga ke Desa bahkan tingkat RW maupun RT. Seperti kepengurusan terstrukturlah. Intinya penanggulangan dan penanganan bisa diupayakan dan dilakukan hingga ke akar rumput," terang Sugara, Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Bogor saat ditemui wartawan.

    Dalam kegiatan tersebut selain perwakilan tiap Kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten Bogor pihaknya mengundang perwakilan dari DPMD, Dinkes dan instansi terkait.

    "Sebenarnya di tiap Desa juga kan ada ya anggaran untuk penanggulangan Aids sumber dari Dana Desa meskipun mungkin tidak besar. Kami coba dorong ke DPMD agar bisa dikondisikan disetiap Desa," ucapnya.

    Pihaknya berharap pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) tersebut secara terstruktur di ketuai oleh pemangku kebijakan mulai dari tingkat Kabupaten hingga Desa.

    "Ya kalau tingkat Kabupaten langsung oleh Bupati kemudian di Kecamatan nanti bisa diketuai langsung oleh Camat, begitupun ditingkat Desa otomatis oleh Kades. Untuk diketahui bahwa terkait ini sudah ada Perda-nya," kata Sugara menambahkan.

    Ditempat yang sama, Mukhsin ZA, Direktur Yayasan LEKAS Bogor mengaku sudah sejak dahulu menggaungkan itu bahkan dari tahun 2012 yang lalu.

    Pihaknya sangat mendukung upaya rekan-rekan dari Komisi Penanggulangan Aids (KPA) terkait pembentukan Warga Peduli Aids tersebut.

    "Respon sih udah ada dari Pemkab Bogor namun seiring berjalan waktu kurang optimal juga ya karena ada beberapa hal, entah dari pemahaman atau pengetahuan dan kondisi lainnya," papar Mukhsin.

    Baca Juga :
    • Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    • Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Ia bersama rekan-rekan penggiat HIV dari Yayasan LEKAS Bogor selalu berupaya menggaung-gaungkan ini karena sebelum mendata atau sebelum menemukan berbagai kasus dilapangan pihaknya melakukan survey, penjangkauan dan lain sebagainya.

    "Bahkan ketika ada orang yang sudah positif HIV itu kami yang berupaya mendampingi orang tersebut. Nah saat ini kan kondisi itu sudah menyebar ke populasi umum dibandingkan dulu paling yang positif yang terkena itu pekerja seks seperti LSL, Waria atau alat suntik. Tapi sekarang ini kita lihat bisa menyerang anak balita, anak muda, ibu rumah tangga maupun bapak-bapak, artinya sudah ke segala lini," tuturnya.

    Bahkan kata Mukhsin kejadian seperti itu tidak hanya masyarakat di perkotaan akan tetapi sudah menyebar ke wilayah pedesaan.

    Dengan kondisi tersebut kata Mukhsin berarti harus ada peran serta keterlibatan semua pihak termasuk masyarakat itu sendiri.

    "Jadi saya sangat mendukunglah dibentuknya Warga Peduli Aids ini sehingga nantinya bisa bekerjasama satu sama lain dalam penanggulangan Aids. Pembentukan WPA baik dari tingkat Kecamatan hingga Desa termasuk tingkat bawah yakni RT dan RW." tandasnya. (Fik)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua