PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEDESABPD Bendungan Singgung Tonarigumi dan Azzazyokai....Ada Apa ?
    Desa

    BPD Bendungan Singgung Tonarigumi dan Azzazyokai....Ada Apa ?

    CIAWI, PENAPUBLIK.COM - Roso Ranggayu Bagyo, Ketua BPD Bendungan, Kecamatan Ciawi, Saat memberikan sambutan didepan para Ketua RT dan RW memaparkan sekelumit asal mula istilah atau penamaan RT/RW yang sudah ada dalam sejarah Indonesia sejak puluhan tahun silam kala itu pada masa pendudukan militer J

    08 Maret 2021 pukul 08.43 WIBIwans
    Bagikan:
    BPD Bendungan Singgung Tonarigumi dan Azzazyokai....Ada Apa ?
    BPD Bendungan Singgung Tonarigumi dan Azzazyokai....Ada Apa ?.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    CIAWI, PENAPUBLIK.COM - Roso Ranggayu Bagyo, Ketua BPD Bendungan, Kecamatan Ciawi, Saat memberikan sambutan didepan para Ketua RT dan RW memaparkan sekelumit asal mula istilah atau penamaan RT/RW yang sudah ada dalam sejarah Indonesia sejak puluhan tahun silam kala itu pada masa pendudukan militer Jepang (Perang Dunia ke II) dan masih terasa hingga kini. "Asal usul istilah RT (Tonarigumi) dan RW (Azzazyokai) yang kita kenal saat ini, itu lahir melalui Pemerintahan militer Jepang," terangnya pada Jum'at siang (5/3/2021). Dikutip berdasarkan buku sejarah Indonesia karya Sartono Kartodirdjo, pada tanggal 8 Januari 1944, Pemerintah Militer Jepang yang menduduki kawasan Nusantara atau Negara Indonesia saat itu memperkenalkan sistem tata Pemerintahan baru yang disebut Tonarigumi (Rukun Tetangga disingkat RT) dan Azzazyokai (Rukun Kampung, disingkat RK sekarang berubah menjadi Rukun Warga).

    Para Ketua Rt dan Rw Didesa Bendungan Tengah Mendengarkan Arahan Kades
    Para Ketua Rt dan Rw Didesa Bendungan Tengah Mendengarkan Arahan Kades
    "Di negara Jepang yang namanya RT/RW kala itu dipakai untuk kepentingan politik yaitu untuk peperangan, Mengkoordinir warganya untuk membantu perjuangan. Nah di jaman sekarang ini juga masih dipakai dalam rangka memberikan masukan dan menjembatani antara Pemerintah Pusat hingga akar rumput atau rakyatnya," paparnya. Pembentukan sistem ini dulu digagas untuk tujuan merapatkan barisan di antara para penduduk Indonesia, sekaligus berfungsi untuk melakukan pengendalian dan pengawasan Pemerintah militer Jepang terhadap penduduk di suatu wilayah. Tonarigumi terdiri dari unit keluarga yang terdiri dari 10 hingga 15 rumah tangga yang diselenggarakan untuk keperluan bahaya kebakaran, gempa, pertahanan sipil dan keamanan internal. "Dengan perhatian yang begitu besar dari Pemerintah kepada kita, Maka selayaknya juga kita mampu bekerja secara sungguh-sungguh dan memberikan yang terbaik khususnya bagi warga masyarakat ditingkat RT dan RW masing-masing," pinta-nya. Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, Dirinya berharap disetiap RT maupun RW agar dibentuk struktur kepengurusan. Terlebih lagi saat ini ditengah pandemi Covid-19, Bupati Bogor memberikan intruksi terkait pelaksanaan PPKM berbasis mikro itu artinya sudah ketingkat RT masing-masing. "Secara langsung disana butuh banyak orang, butuh banyak energi dan itu bisa kita dapatkan dari para warga yang kita rekrut, kita ajak bersama-sama membangun Desa Bendungan yang kita cintai ini." pungkasnya. (TAUFIK)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai ProgramDesa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Dukung Program Pemerintah, Pemdes Ciawi Gelar Rembug StuntingDesa

    Dukung Program Pemerintah, Pemdes Ciawi Gelar Rembug Stunting

    49 RT dan 11 RW di Desa Bendungan Ciawi Resmi Dilantik, Sekdes Dede : Selamat MengabdiDesa

    49 RT dan 11 RW di Desa Bendungan Ciawi Resmi Dilantik, Sekdes Dede : Selamat Mengabdi

    Lurah Cisarua Turun Gunung, Ikut Aksi Mungut Sampah Dilahan RumijaDesa

    Lurah Cisarua Turun Gunung, Ikut Aksi Mungut Sampah Dilahan Rumija

    BPD Gadog dan Pegiat Lingkungan Apresiasi Forkopimcam Megamendung Gagas Bebersih SampahDesa

    BPD Gadog dan Pegiat Lingkungan Apresiasi Forkopimcam Megamendung Gagas Bebersih Sampah

    Pasukan Orange Tugu Utara Puncak ; Lestarikan Alam Bukan Celoteh BelakaDesa

    Pasukan Orange Tugu Utara Puncak ; Lestarikan Alam Bukan Celoteh Belaka

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua