PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKSafari Journey di TSI, Kang Emil Himbau Wisatawan Luar Jawa Barat Agar Balik Arah
    Melirik

    Safari Journey di TSI, Kang Emil Himbau Wisatawan Luar Jawa Barat Agar Balik Arah

    Usai menunaikan sholat Jum'at berjama'ah di Masjid Atta'awun Puncak, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama rombongan termasuk dua wanita cantik Mojang Jawa Barat didampingi Wakil Bupati Bogor H.

    28 Juni 2020 pukul 01.07 WIBIwans
    Bagikan:
    Safari Journey di TSI, Kang Emil Himbau Wisatawan Luar Jawa Barat Agar Balik Arah
    Safari Journey di TSI, Kang Emil Himbau Wisatawan Luar Jawa Barat Agar Balik Arah.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Bogor, PenaPublik.com - Usai menunaikan sholat Jum'at berjama'ah di Masjid Atta'awun Puncak, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama rombongan termasuk dua wanita cantik Mojang Jawa Barat didampingi Wakil Bupati Bogor H.Iwan Setiawan sesuai dengan agenda kunjungan kerja langsung menuju objek wisata Taman Safari Indonesia (TSI) meninjau pelaksanaan protokol kesehatan. Setibanya di TSI, Kang Emil bersama rombongan disambut dengan ramah oleh Direktur TSI Jansen Manansang dan diajak Safari Journey atau keliling melihat-lihat suasana dan kondisi hewan-hewan atau satwa-satwa di TSI yang dalam kurun waktu 3 (tiga) Bulan kebelakang sempat ditutup sementara karena ada-nya badai Covid-19. Hampir kurang lebih 2 jam, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Wabup Iwan Setiawan di TSI kemudian bergegas menuju Pasar Cisarua Kabupaten Bogor dengan agenda yang sama yakni pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 sekitar pukul 15.00 WIB, Pada Jum'at (26/06).

    Kang Emil Beserta Rombongan Sedang Diwawancara Para Awak Media
    Kang Emil Beserta Rombongan Sedang Diwawancara Para Awak Media
    Dilanjutkan kemudian pada 16.00 sampai dengan 16.45 WIB, Gubernur Jawa Barat meninjau pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan Ponpes Al Falakiyah Pagentongan dan di stasiun KRL Kota Bogor, Pukul 17.00 hingga 18.00 WIB. Dihadapan awak media seusai safari journey di konservasi tersebut, Kang Emil menyampaikan beberapa pandangan terkait kunjungannya bahwa daerah wisata yang tidak berbayar yang memang tidak ada pengelolanya itu ternyata relatif lebih rawan maka akan dilakukan tindakan. "Minggu lalu kita melakukan pengecekan rapid test dan swab hasil nya dari 1600-an ada 88 orang yang reaktif, dua diantara-nya positif dan dilaporkan itu dari Jakarta," terangnya. Ia menambahkan, Karena Bogor ini memang market besarnya dari Jakarta pihaknya menghimbau pengelola wisata yang sifatnya berbayar untuk tidak menerima dulu wisatawan selama situasi belum terkendali seratus persen. Sementara konservasi di Jabar ini masuk kategori rendah dan sedang sehingga sudah bisa secara aturan dibuka kembali. "Ya, wisata konservasi seperti TSI dan hasilnya ditemukan ketaatan pada protokoler sudah dilakukan yang pertama tiketnya online artinya tidak ada bersentuhan antara karcis dan uang cash kira-kira gitu ya, Nah itu harus dijadikan new normal atau standard baru. Kedua proses pengecekan diarea depan dan disini itu berlapis saya kira itu sudah dilakukan kemudian yang ketiga percampuran itu tidak dilakukan jadi yang boleh hanya mobil pribadi sehingga tidak ada percampuran antara orang-orang yang tidak kenal maka bus-bus besar atau warga umum, saya rekomendasi itu jangan dulu, Kalau hari ini kita pakai bus itu hanya sebagai sampling aja," paparnya. Saat disinggung soal wisatawan yang datang dari luar Jawa Barat, Kang Emil menghimbau warga diluar Jabar tanpa mengurangi rasa hormat untuk putar balik arah. "Karena posisi kita sedang baik dalam mengontrol kasus inveksi lokal tapi kita punya kekhawatiran kasus import dari perjalanan orang-orang dari luar Jawa Barat yang belum bisa kita ketahui sejarah perjalanannya," tandas Emil. Dirinya juga meminta kepada para awak media untuk membantu mensosialisasikan bahwa saat ini pariwisata Jawa Barat belum secara merata membuka kunjungan dari luar Jabar. "Jadi tolong yang non Jabar jangan dulu bukan berarti gak boleh tapi menunggu situasi dan suasana kondusif," tuturnya. Sementara itu Jansen Manansang, Direktur TSI yang ditemui seusai kunjungan Gubernur Jawa Barat mengaku dalam kurun waktu tiga bulan kebelakang itu mengalami masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19 akan tetapi pihaknya bersyukur dapat melewati-nya tanpa harus mem-PHK karyawannya. Gubernur kata Jansen saat diajak journey menanyakan bagaimana pemeliharaan hewan dan satwa saat pandemi Covid-19. "Tiga bulan ini memang mengalami masa sulit dan susah sekaligus merawat, sedangkan satwa-satwa dilindungi ini juga milik Negara dan bersyukur kami bisa melewatinya sekarang sudah mulai kembali menggeliat tetapi tetap dengan protokol kesehatan sesuai aturan Pemerintah. Masih kata Jansen, Semua protokol kesehatan sudah dilakukan diseluruh area Taman Safari mulai dari masuk gerbang hingga didalam area journey. "Iya tadi Pak Gubernur menilai TSI sudah melakukan standart operasional penanganan covid dengan protokol kesehatan. Tentu saja, dengan tetap mengutamakan jaga jarak serta pembatasan jumlah penonton. Aturan protokol kesehatan ‘New Normal’ ini tetap diingatkan oleh petugas di dalam area Taman Safari Bogor." pungkasnya. Reporter : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedPERISTIWA#Puncak#Covid-19
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua