PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKSebuah Catatan, Hari Sungai Nasional 27 Juli Oleh : Sigit Pramatajie
    Melirik

    Sebuah Catatan, Hari Sungai Nasional 27 Juli Oleh : Sigit Pramatajie

    Sungai sejak dahulu kala pada jaman Belanda memang sudah menjadi sarana penting bagi transportasi, Karena pada saat itu jalan darat masih belum bisa ditempuh. Dan

    28 Juli 2020 pukul 10.15 WIBIwans
    Bagikan:
    Sebuah Catatan, Hari Sungai Nasional 27 Juli  Oleh : Sigit Pramatajie
    Sebuah Catatan, Hari Sungai Nasional 27 Juli Oleh : Sigit Pramatajie.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Bogor, PenaPublik.com - Sungai sejak dahulu kala pada jaman Belanda memang sudah menjadi sarana penting bagi transportasi, Karena pada saat itu jalan darat masih belum bisa ditempuh. Dan pada masa Pemerintahan kolonial VOC jika kita melihat aktivitas ataupun kegiatan, Sungai merupakan penyangga utama logistik yang mendukung jalannya Pemerintahan Belanda di Indonesia yang kala itu diperintah oleh Gubernur Jendral. Penyelundupan-penyelundupan disaat itu yang pernah dilakukan oleh orang orang Cina, membuat "Empire of VOC" harus melakukan patroli Sungai yang dikenal dengan sebutan 'Pelayaran hongi'. Bahkan di tahun 1628 hingga 1629 pada masa Pemerintahan Jan Pieterszoon Coen, Sungai merupakan alat pertahanan mengatasi serangan Sultan Agung. Pada kenyataannya serangan Raja Mataram Islam ketiga gagal namun kekalahan itu ditebus dengan melakukan strategi penyebaran penyakit melalui Sungai yaitu dengan menghanyutkan bangkai-bangkai binatang yang membawa penyakit cholera. Alhasil, Sang Gubernur Jendral yang terkenal kejam tersebut akhirnya meregang nyawa akibat wabah cholera. Sebagai catatan bahwa Sungai bisa menjadi pusat perdagangan,penyelundupan,alat pertahanan sampai penyebaran penyakit sehingga bisa menjadi berbahaya kalau tidak menjaga atau merawatnya dengan baik seperti penyebaran penyakit yang diakibatkan bangkai maupun sampah. Selamat hari Sungai Nasional (27 Juli), Semoga kita semakin bijak dalam mensikapi keberadaan Sungai. Penulis : Sigit Pramatajie

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedLINGKUNGAN#OpiniPublik
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua