PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKMapala IUQI Galang Donasi Ringankan Balita Warga Pamijahan yang Menderita Hidrocefalus
    Melirik

    Mapala IUQI Galang Donasi Ringankan Balita Warga Pamijahan yang Menderita Hidrocefalus

    Leuwiliang, PenaPublik.com - Sekumpulan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mapala Wanarga Institut Ummul Quro Indonesia atau IUQI melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan seorang balita bernama Muhammad Fatir Ramdani berusia 7 bulan menderita penyakit Hidrosefalus sejak usi

    04 Januari 2021 pukul 13.17 WIBIwans
    Bagikan:
    Mapala IUQI Galang Donasi Ringankan Balita Warga Pamijahan yang Menderita Hidrocefalus
    Mapala IUQI Galang Donasi Ringankan Balita Warga Pamijahan yang Menderita Hidrocefalus.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Leuwiliang, PenaPublik.com - Sekumpulan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Mapala Wanarga Institut Ummul Quro Indonesia atau IUQI melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan seorang balita bernama Muhammad Fatir Ramdani berusia 7 bulan menderita penyakit Hidrosefalus sejak usianya 4 bulan. Muhammad Fatir Ramdani (7 bulan) merupakan warga Kampung Mangga Sari RT 1 RW 07, Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Berdasarkan informasi yang didapat sejauh ini belum ada tindakan medis yang dilakukan. Namun kedua orang tua sudah melakukan scan pada kepala Fatir untuk melihat tindak lanjut dokter kedepannya. "Bahkan pada awalnya sanak saudara dan tetangga nya sudah sadar akan perbedaan hari demi hari yang Fatir alami yaitu pembengkakan rongga otak, namun tidak ada salah satu dari mereka yang berani memberitahukan karena merasa tidak enak dan takut menyinggung perasaan kedua orang tuanya," tutur Teguh, Salah seorang mahasiswa IUQI kepada PenaPublik. Lanjutnya, Meski demikian masih kata Teguh, Orang tua Fatir merasa berterima kasih sudah diberitahu perihal perbedaan yang dialami anaknya sehingga kedua orang tuanya melakukan tindak lanjut demi anak tercintanya tersebut. "Saat ini keluhan terberat yang dirasakan Fatir adalah membesarnya rongga kepala, dan harus segera dilakukan tindakan Operasi agar penyakit ini tidak semakin parah. Jika tidak mendapatkan tindakan tersebut dalam waktu dekat akan berakibat penyempitan rongga otak karena banyaknya cairan yang ada di kepala," ungkap Teguh. Menurutnya, Untuk berobat pun sementara ini hanya mengandalkan biaya dari hasil gaji ayah Fatir yang bekerja sebagai penjaga Villa di daerah Pamijahan. "Iya, Bismillah, Kami juga bergerak dan berjuang membantu mendapatkan biaya tambahan untuk berobat dengan cara berkeliling menggalang dana dijalanan, kampus dan pasar terdekat," ujarnya. Disisi lain, Pihaknya juga berharap ada orang-orang diluar sana yang terketuk hatinya untuk berdonasi dan menyisihkan sebagian rejekinya dalam upaya mengurangi beban yang dialami kedua orangtua Fatir. "Saat ini total biaya yang dibutuhkan sebesar kurang lebih Rp 100.000.000, dengan rinciannya sebagai berikut : Biaya rawat inap/operasi Rp. 75 juta, Membeli obat-obatan/penunjang pengobatan tambahan Rp.20 juta dan operasional sehari-hari Rp.5 juta. Jika ada yang mau berdonasi bisa hubungi kami." pungkasnya. (Taufik).

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua