PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKSistem Zonasi...Sekdes Bojongmurni Khawatir Warganya Putus Sekolah
    Melirik

    Sistem Zonasi...Sekdes Bojongmurni Khawatir Warganya Putus Sekolah

    CIAWI, PENAPUBLIK.COM - Mengalami sendiri saat hendak mendaftarkan anak kedua-nya ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) terdekat, Ita, Sekretaris Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor mengaku sempat khawatir, dengan sulitnya jalur zonasi yang tersedia. Wilayah Desa Bojongmurni yang

    12 Juli 2023 pukul 16.34 WIBIwans
    Bagikan:
    Sistem Zonasi...Sekdes Bojongmurni Khawatir Warganya Putus Sekolah
    Sistem Zonasi...Sekdes Bojongmurni Khawatir Warganya Putus Sekolah.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    CIAWI, PENAPUBLIK.COM - Mengalami sendiri saat hendak mendaftarkan anak kedua-nya ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) terdekat, Ita, Sekretaris Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor mengaku sempat khawatir, dengan sulitnya jalur zonasi yang tersedia. Wilayah Desa Bojongmurni yang sebagian besar tidak tercakup dalam area zonasi sekolah terdekat, terpaksa mengupayakan agar anak kandungnya menempuh jalur prestasi. Sementara sekolah terdekat dengan wilayah Desa Bojongmurni yakni SMPN 3 Ciawi. Dengan pengalaman itu Ita mengaku khawatir dengan nasib warganya, terlebih yang tidak dapat menempuh jalur prestasi, tentu akan kesulitan saat hendak memasukan anaknya ke Sekolah Negeri. Adapun opsi lain seperti Sekolah Swasta yang akan menimbulkan kebutuhan biaya lebih tinggi, banyak menjadi faktor putusnya harapan pendidikan bagi warga dengan status ekonomi yang kurang mampu. "Kalau jalur zonasi dengan pengalaman kemaren yah, anak saya ga masuk, apalagi untuk wilayah diatas SDN Bojongmurni yang mayoritas warga Bojongmurni dan dengan jarak lebih jauh," kata Ita saat ditemui diruang kerjanya pada Selasa (11/7/2023). Masih kata Ita, Dirinya menaruh perhatian terhadap warga Desa Bojongmurni yang tinggal lebih jauh dari tempat tinggalnya. "Yang saya khawatirkan untuk masuk ke sekolah swasta itu kan butuh biaya lebih, dibanding ke sekolah negeri, karena ga semua juga bisa ikut jalur prestasi dan afirmasi, bagaimana nasib warga yang ingin anaknya di sekolah negeri, mungkin swasta bisa masuk tapi dengan kondisi perekonomian masyarakat tidak semua orang tua itu bisa menyekolahkan anaknya di sekolah swasta," tuturnya. Ita mengkritik kebijakan yang ada saat ini terkait penerapan zonasi yang menurutnya malah kontradiktif dengan tujuannya. "Saya khawatir mereka akan putus sekolah karena kondisi tersebut, sedangkan pemerintah mencanangkan bahwa wajib belajar pendidikan dasar itu 9 tahun. Pelaksanaan wajib belajar itu dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan, kalau menggunakan jalur zonasi itu pemerataannya seperti apa jika justru ada wilayah yang tidak tercover oleh jalur zonasi tersebut." tandasnya. (Adeas/Fik)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua