PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKSitus Cagar Budaya Sumur Tujuh Rusak, Ini Kata Budayawan Sunda
    Melirik

    Situs Cagar Budaya Sumur Tujuh Rusak, Ini Kata Budayawan Sunda

    Tepat di Hari Jum'at (04/01) Sejumlah budayawan kembali berkumpul di Cagar Budaya Sumur Tujuh Pajajaran, Jalan Lawanggintung, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dalam rangka aksi petisi kembalikan sumur tujuh

    05 Januari 2019 pukul 05.23 WIBIwans
    Bagikan:
    Situs Cagar Budaya Sumur Tujuh Rusak, Ini Kata Budayawan Sunda
    Situs Cagar Budaya Sumur Tujuh Rusak, Ini Kata Budayawan Sunda.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Bogor, PenaPublik.com - Tepat di Hari Jum'at (04/01) Sejumlah budayawan kembali berkumpul di Cagar Budaya Sumur Tujuh Pajajaran, Jalan Lawanggintung, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dalam rangka aksi petisi kembalikan sumur tujuh. Acara yang berlangsung hingga sore tersebut berjalan dengan lancar dan damai. Sumur tujuh yang di yakini oleh para budayawan sebagai titik area Keraton Kerajaan Sunda Pajajaran, namun keberadaannya telah rusak akibat proyek yang di klaim tak berijin oleh Pemkot Bogor, namun hingga hari ini tidak ada kejelasan bagi para budayawan dengan apa yang di upayakan Pemkot Bogor kepada pengembang proyek di area tersebut ataupun pemilik lahan. Menurut Bunda Uli Sigar Rusady, salah satu Tokoh Masyarakat adat Sunda dan juga pengurus dari Yayasan Kerajaan - Kerajaan Nusantara mengatakan bahwa penandatanganan ini adalah bagian dari tata cara masyarakat sunda yang mengedapankan rasa santun dalam menghadapi sebuah persoalan. "Adat sunda mengutamakan kearifan dan kasih sayang. Kita coba ajak pemilik dialog sebagai sahabat, jika tidak bisa kita tempuh upaya hukum melalui Pemerintah dan wakil rakyat. Tidak ada aksi anarkis ataupun pengrusakan," kata Bunda Uli dihadapan massa yang hadir. Oleh karena itu menurutnya upaya melemahkan sebuah Bangsa adalah dengan di buramkannya sejarah dan di hilangkannya situs-situs yang konon mempunyai history dan bersejarah sebagai identitas dari sebuah Bangsa. "Upaya melemahkan sebuah Bangsa adalah dengan pemburaman sejarah, hilangnya situs-situs bersejarah. Sehingga Bangsa itu kehilangan identitasnya," ungkapnya.

    Situasi Saat Dialog Dilakukan
    Situasi Saat Dialog Dilakukan
    Dirinya juga menegaskan bahwa hal ini akan di bahas lebih lanjut di Yayasan Kerajaan - Kerajaan Nusantara, agar Cagar Budaya sumur tujuh tidak tenggelam seperti makam raja - raja Sumedang Larang yang dahulu pernah di perjuangkan. "Dahulu selama dua tahun saya bikin kemah agar makam raja - raja Sumedang Larang tidak tenggelam oleh pembangunan waduk, nangis saya saat itu menyaksikan makam leluhur saya tenggelam. Jangan sampai terulang dengan sumur tujuh ini." pungkasnya mengakhiri pembicaraan. Reporter : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedBUDAYA
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua