PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKTak Lekang Oleh Waktu...Puluhan Tahun Menganyam, Warga Cibedug Sulap Bambu Jadi Rupiah
    Melirik

    Tak Lekang Oleh Waktu...Puluhan Tahun Menganyam, Warga Cibedug Sulap Bambu Jadi Rupiah

    CIAWI, PENAPUBLIK.COM - Diteras rumah sederhananya sepasang suami-istri yang bernama Sudin dan Titi yang tinggal di Kampung Ciaul RW 06, Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Nampak terlihat tengah mengisi aktivitas kesehariannya dengan membuat anyaman dari bambu untuk dijadikan wadah (tempat-red) ikan kem

    22 Juni 2021 pukul 07.36 WIBIwans
    Bagikan:
    Tak Lekang Oleh Waktu...Puluhan Tahun Menganyam, Warga Cibedug Sulap Bambu Jadi Rupiah
    Tak Lekang Oleh Waktu...Puluhan Tahun Menganyam, Warga Cibedug Sulap Bambu Jadi Rupiah.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    CIAWI, PENAPUBLIK.COM - Diteras rumah sederhananya sepasang suami-istri yang bernama Sudin dan Titi yang tinggal di Kampung Ciaul RW 06, Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Nampak terlihat tengah mengisi aktivitas kesehariannya dengan membuat anyaman dari bambu untuk dijadikan wadah (tempat-red) ikan kemudian dijualnya ke pasar terdekat. Jari jemari tangannya cekatan menganyam satu per satu bilah bambu yang telah dipotong tipis-tipis hingga menjadi tumpukan wadah ikan yang biasa ditemui dan dipakai oleh para penjual ikan dipasar-pasar tradisional. Geliat pengrajin berbahan bambu memang mudah dijumpai terutama di Kampung Ciaul dan sudah berlangsung sejak lama demi menopang perekonomian warganya sejak puluhan tahun yang lalu, seperti halnya apa yang dilakoni oleh Mak Titi dan suaminya.

    Anyaman Bambu Yang Dijadikn Besek Ikan Salah Satu Hasil Karya Warga Cibedug Ciawi.
    Anyaman Bambu Yang Dijadikn Besek Ikan Salah Satu Hasil Karya Warga Cibedug Ciawi.
    Titi (54 tahun), Ia mengaku sudah melakoni kerajinan tersebut sejak awal membangun rumah tangga dengan suaminya, terhitung sekitar 20 tahun yang lalu. "Udah lama, sejak awal nikah sama suami dulu sekitar tahun 1984," terangnya. Hasil yang telah dibuatnya biasa dijual langsung ke pasar tradisional setiap seminggu sekali dimana saat stok bambu-bambu bahan yang dimilikinya sudah selesai dianyam secara keseluruhan. "Iya, Paling Bapak aja yang jual ke Pasar sendiri, itu juga kalau udah banyak hasil anyamannya, kalo sedikit-sedikit mah habis sama ongkos soalnya naik angkotnya dibawah," tambahnya. Berhubung Ia pergi ke pasar selepas maghrib dan lokasi rumah yang cukup jauh dari jalan utama, dimana bisa menemukan angkutan perkotaan (angkot) maka sering kali suaminya terpaksa jalan kaki menuju perhentian angkot di Desanya. "Kan si bapak naik angkot, jadi kalau kepasar biasanya malem itu juga jalan kaki sambil bawa anyaman, biasanya berangkat habis magrib," tuturnya. Sementara itu menurut Deni S, Kepala Desa Cibedug, Saat dimintai tanggapannya terkait pengrajin anyaman bambu dijadikan besek ikan diwilayah Desa-nya, Ia mengaku sangat mengapresiasi dan akan berupaya mendorong hal tersebut baik ketingkat Daerah maupun Pemerintah Pusat. "Saya apresiasi geliat warga Cibedug seperti pengrajin besek ikan, Sehingga itu mampu membantu meningkatkan taraf ekonomi artinya bisa menjadi pundi-pundi rupiah. Bahkan saya mendengar penjualannya sudah keluar Daerah termasuk ke Jakarta." pungkasnya. Tidak adanya moda transportasi umum di wilayah tersebut nampaknya adalah hal yang patut menjadi perhatian oleh Pemerintah setempat untuk memudahkan warganya, Terutama bagi para pengrajin anyaman bambu yang terus bertahan hingga sudah melekat dan dikenal geliatnya hingga kini. (Adeas/Taufik)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua