PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKTerpleset Disungai Ciesek, Pasutri Warga Cipayung Girang Ditemukan Tewas
    Melirik

    Terpleset Disungai Ciesek, Pasutri Warga Cipayung Girang Ditemukan Tewas

    MEGAMENDUNG,PENAPUBLIK.COM - Sepasang suami isteri mengalami nasib nahas dan keduanya diketemukan dalam keadaan meninggal dunia usai hanyut di Sungai Ciesek, Kampung Cinangka, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung pada Senin pagi (27/2/2023). Kedua korban hanyut tersebut diketahui atas nama De

    27 Februari 2023 pukul 15.47 WIBIwans
    Bagikan:
    Terpleset Disungai Ciesek, Pasutri Warga Cipayung Girang Ditemukan Tewas
    Terpleset Disungai Ciesek, Pasutri Warga Cipayung Girang Ditemukan Tewas.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    MEGAMENDUNG,PENAPUBLIK.COM - Sepasang suami isteri mengalami nasib nahas dan keduanya diketemukan dalam keadaan meninggal dunia usai hanyut di Sungai Ciesek, Kampung Cinangka, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung pada Senin pagi (27/2/2023). Kedua korban hanyut tersebut diketahui atas nama Dedi Sumardi (68) dan istrinya Aisyah Astuti (53) warga Kampung Cinangka RT 2 RW 02, Desa Cipayung Girang,Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Menurut AKP Eddy Santosa, Kapolsek Megamendung menerangkan bahwa peristiwa yang menimpa warga Cipayung Girang tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Dari keterangan yang didapat saat itu, Aisyah sedang beraktivitas di belakang rumahnya yang berada di pinggir Sungai Ciesek. "Iya saat itu arus Sungai sedang deras karena sejak semalaman diguyur hujan lebat," terang Eddy. Masih kata Eddy, Korban kemudian terpeleset lalu jatuh ke Sungai. Mengetahui hal tersebut sang suami berinisiatif menolong istrinya. Namun nahas, keduanya justru malah terbawa arus Sungai. "Keduanya langsung terbawa arus dan tenggelam," ujarnya. Seketika itu, Warga yang mengetahui kejadian tersebut lalu menghubungi petugas Polsek Megamendung dan tim relawan serta Tim gabungan yang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. Aisyah ditemukan terlebih dahulu sekitar 500 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Disusul 30 menit kemudian jasad suaminya (Dedi) ditemukan kurang lebih 300 meter dari lokasi kejadian. "Suaminya ditemukan tersangkut batu di pinggir Sungai sedangkan istrinya ditemukan di bawah jembatan Brasco," papar Eddy. Saat itu juga kedua jasad pasutri kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Ciawi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Ditempat berbeda, Hj. Srie Budi Sayekti, Kepala Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung mengatakan bahwa korban Aisyah memang sudah biasa beraktivitas di Sungai tersebut seperti warga lainnya yang berada di pinggiran anak Sungai Ciliwung. "Iya, Korban lagi bersih-bersih di belakang rumahnya, lalu kepeleset dan terbawa arus. Akhir-akhir ini memang sedang cuaca buruk," paparnya. Srie Budi mengaku terlebih dahulu sudah menghimbau kepada warganya terutama yang tinggal di bantaran Sungai agar selalu waspada dan sementara waktu tidak beraktivitas di Sungai, mengingat curah hujan sedang tinggi. "Kami sudah melakukan imbauan ya untuk lebih waspada terutama kalau hujan deras untuk tidak mendekati Sungai. Begitu juga yang rumahnya di tebing, diminta siap siaga kalau hujan deras." tandasnya. (J1/Fik)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua