PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKTPPAS Lulut Nambo Mangkrak, Aktivis Pepeling Minta Gubernur Jabar Evaluasi Kadis LH
    Melirik

    TPPAS Lulut Nambo Mangkrak, Aktivis Pepeling Minta Gubernur Jabar Evaluasi Kadis LH

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - PT. JBL sebagai pelaksana proyek pembangunan TPPAS LUNA (Lulut -Nambo) diketahui hingga saat ini tak kunjung tuntas dan terkesan kurang bertanggungjawab atas target waktu yang disepakati di awal yaitu beroperasi pada Juli 2021.

    26 Juni 2023 pukul 07.19 WIBIwans
    Bagikan:
    TPPAS Lulut Nambo Mangkrak, Aktivis Pepeling Minta Gubernur Jabar Evaluasi Kadis LH
    TPPAS Lulut Nambo Mangkrak, Aktivis Pepeling Minta Gubernur Jabar Evaluasi Kadis LH.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    BOGOR, PENAPUBLIK.COM - PT. JBL sebagai pelaksana proyek pembangunan TPPAS LUNA (Lulut -Nambo) diketahui hingga saat ini tak kunjung tuntas dan terkesan kurang bertanggungjawab atas target waktu yang disepakati di awal yaitu beroperasi pada Juli 2021.

    Hal tersebut disoroti Iwan Syafwan, Salah seorang aktivis Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor. Dirinya menganggap proyek pembangunan diwilayah tersebut tak kunjung selesai.

    "Iya, Nyatanya hingga hari ini proyek pembangunannya belum juga selesai, Sementara Kepala UPTD PSTR Jabar nampaknya tidak akan berani keras dan tegas terhadap PT. JBL dikarenakan yang jadi komisaris-nya merupakan atasannya sendiri yaitu Kadis LH Jabar," tuturnya.

    Hal inilah kata Iwan Meichin sapaan akrabnya yang menjadi salah satu alasan kenapa PT JBL terkesan se-enaknya dalam pelaksanaan proyek tersebut.

    "Inilah bahayanya jika pucuk pimpinan memiliki jabatan rangkap. Tidak akan menumbuhkan profesionalisme dalam pelaksanaan dan pengawasan proyek, meskipun itu merupakan proyek vital," ucapnya.

    Baca Juga :
    • Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    • Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Padahal kata Iwan, TPPAS LUNA diproyeksikan sebagai tempat pengelolaan sampah, baik itu dari Kota Depok, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Namun demikian kondisi TPA yang ada saat ini sudah tidak layak dan tumpukan sampahnya sangat memprihatinkan dan berpotensi menimbulkan bencana.

    Masih kata Iwan, TPA Cipayung di Kota Depok ketinggiannya sudah lebih dari 27 meter, demikian juga dengan TPA Galuga yang di gunakan oleh Kabupaten dan Kota Bogor itu sudah sangat memprihatinkan.

    "Butuh keseriusan dan kesungguhan dengan penuh rasa tanggung jawab untuk segera menyelesaikan Proyek LUNA, karena kebersihan merupakan domain publik maka pemerintah wajib hadir memfasilitasi dengan baik segala aspek kebutuhan terkait termasuk Tempat Pengelolaan Sampah (TPS)," paparnya.

    Lebih dari itu kata Iwan, Gubernur Jawa Barat juga harus segera mengevaluasi jajarannya yang memiliki jabatan rangkap karena itu membuktikan minimnya profesionalisme dan etos kerja.

    "Jabar dengan kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia wajib memiliki Tempat Pengelolaan Sampah modern dan terpadu, tidak lagi berpola pada open dumping seperti yang selama ini dilakukan karena itu tidak menyelesaikan masalah." pungkasnya. (Fik)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua