PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKUsai Bahas Rebo Wekasan, Forum Puncak Ngahiji Sepakat Tak Akan Ada Dualisme
    Melirik

    Usai Bahas Rebo Wekasan, Forum Puncak Ngahiji Sepakat Tak Akan Ada Dualisme

    CISARUA, PENAPUBLIK.COM - Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Puncak Ngahiji dari berbagai macam elemen kemasyarakatan berkumpul dalam bingkai silaturahmi di Rumah Aspirasi atau Rumah Joglo di Jalan Raya Puncak tepatnya sebrang Cimory, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua pada Selasa siang (6/9/

    07 September 2022 pukul 08.39 WIBIwans
    Bagikan:
    Usai Bahas Rebo Wekasan, Forum Puncak Ngahiji Sepakat Tak Akan Ada Dualisme
    Usai Bahas Rebo Wekasan, Forum Puncak Ngahiji Sepakat Tak Akan Ada Dualisme.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    CISARUA, PENAPUBLIK.COM - Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Puncak Ngahiji dari berbagai macam elemen kemasyarakatan berkumpul dalam bingkai silaturahmi di Rumah Aspirasi atau Rumah Joglo di Jalan Raya Puncak tepatnya sebrang Cimory, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua pada Selasa siang (6/9/2022).

    Tujuan diadakannya silaturahmi tersebut salah satu diantaranya melaksanakan agenda rutin tahunan sekaligus pembentukan kepanitiaan kegiatan Sedekah Kupat Rebo Wekasan yang akan digelar pada Bulan September ini.

    Menurut Mulyana atau biasa disapa Bram mengatakan bahwa Forum Puncak Ngahiji yang digagas dan dibentuk bersama rekan sesama warga Puncak pada tahun 2017 lalu dimana memiliki sebuah sikap dalam hal apapun yang mampu dikerjakan berkaitan dengan hajat hidup dan berbagai aktifitas masyarakat kawasan Puncak termasuk salah satunya adalah tradisi Rebo Wekasan atau Sedekah Kupat sebagaimana dilakukan para leluhur terdahulu.

    Slogan Kami Bangga Jadi Orang Puncak Kembali Digelorakan Forum Puncak Ngahiji
    Slogan Kami Bangga Jadi Orang Puncak Kembali Digelorakan Forum Puncak Ngahiji

    "Sudah seperti tradisi setiap tahun kita secara bersama-sama menggagas serta meneruskan budaya leluhur khususnya dikawasan Puncak mulai dari Ciawi, Megamendung hingga Cisarua. Dalam kegiatan tersebut mengandung makna sekaligus pesan moral untuk kita semua tentu-nya," terang Bram salah seorang penggagas dan pendiri Forum Puncak Ngahiji.

    Kedepannya kata Bram, Forum tersebut memiliki banyak gagasan-gagasan yang sedikit banyak sudah terimplementasi.

    Baca Juga :
    • Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    • Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    "Forum Puncak Ngahiji ini kan di isi oleh berbagai elemen, instrumen dan stakeholder. Bijaknya ketika kita berada dalam forum ini maka dengan tidak mengurangi rasa hormat, kita gantungkan atau lepaskan dulu atribut organisasi, OKP dan apapun bentuknya untuk bergabung dalam wadah paguyuban ini. Nah agenda kita untuk tahun ke 6 selama kiprah ini yaitu acara Rebo Wekasan yang akan kita gelar bersama masih di Bulan September," paparnya.

    Saat disinggung seolah ada dualisme dalam tubuh Forum Puncak Ngahiji, dengan nada diplomatis Mulyana menjawab bahwa hal tersebut sebagai sebuah kewajaran dalam dinamika berorganisasi atau wadah perkumpulan.

    "Iya kita anggap sebagai sesuatu hal yang wajar dalam dinamika organisasi, Tapi saya tegaskan bahwa hari ini kita sudah sepakat tidak ada lagi hal semacam itu (dualisme-red). Saat ini kita sudah kembali kepada marwah bahkan kita sudah ishlah," tandasnya.

    Hal senada diungkapkan Muhsin atau biasa disapa Mas Bro, Sebagai salah seorang penggagas Forum Puncak Ngahiji mengaku memang dua tahun belakangan ini terlihat seperti ada dualisme dalam tubuh Forum.

    Akan tetapi kata Muhsin dengan adanya momentum silaturahmi seperti ini dan agenda rutin tahunan yakni Rebo Wekasan, Hal yang dianggap dualisme seolah sudah mencair bahkan melebur menjadi satu kesatuan kembali.

    "Ini momentum yang baik ya, Mulai saat ini tidak ada lagi Puncak Ngahiji dan Puncak Ngahiji Top. Semua sudah melebur kembali pada marwah aslinya saat dibentuk tahun 2017 lalu. Dan sejatinya masyarakat Puncak memang harus kuat terhadap segala tantangan dan hambatan. Hanya dengan kebersamaanlah kita bisa hadapi itu semua." pungkasnya. (Fik).

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua