PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKUsai Grebeg Runtah, Pepeling Minta Bupati Evaluasi Kinerja UPT Terkait Sampah dan Perairan
    Melirik

    Usai Grebeg Runtah, Pepeling Minta Bupati Evaluasi Kinerja UPT Terkait Sampah dan Perairan

    Sungai Cisarua sebagai salah satu Hulu Sungai Ciliwung di kawasan destinasi wisata Puncak, Kabupaten Bogor, dulu-nya Sungai ini menjadi tempat bermain warga sekitar sekaligus menjadi sumber untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

    02 Desember 2019 pukul 15.58 WIBIwans
    Bagikan:
    Usai Grebeg Runtah, Pepeling Minta Bupati Evaluasi Kinerja UPT Terkait Sampah dan Perairan
    Usai Grebeg Runtah, Pepeling Minta Bupati Evaluasi Kinerja UPT Terkait Sampah dan Perairan.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com - Sungai Cisarua sebagai salah satu Hulu Sungai Ciliwung di kawasan destinasi wisata Puncak, Kabupaten Bogor, dulu-nya Sungai ini menjadi tempat bermain warga sekitar sekaligus menjadi sumber untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Namun kondisi saat ini jangankan untuk kebutuhan sehari-hari bahkan melihatnya saja membuat merinding jijik dan tidak bisa berlama-lama memandanginya. Diperparah lagi kondisi saat ini bukan hanya sampah rumah tangga saja, berbagai jenis sampah mengitari Sungai bahkan bangkai ayam dan segala jenis kotoran bercampur menjadi satu di Sungai Cisarua sehingga mengundang aroma tidak sedap serta polusi bagi air sebagai sumber kehidupan. Komunitas Pegiat Peduli Lingkungan (Pepeling) yang baru-baru ini melakukan aksi bebersih di sungai tersebut cukup kewalahan dengan banyaknya sampah yang tersangkut disela-sela bebatuan. Aksi dengan nama Grebeg Runtah ini merupakan program kerja Pepeling dan kali ketiga selama 2 tahun berjalan, Pepeling ingin bersama-sama semua elemen berupaya memiliki kesadartahuan melalui aksi nyata secara langsung melibatkan masyarakat hingga para unsur Pemerintah sebagai pemangku kebijakan. Sebagian besar lembaga seperti Dinas-dinas dibawah Pemerintah Kabupaten Bogor sedianya diundang melalui surat undangan secara resmi, dengan harapan sinergitas dalam penanganan sampah di Sungai Cisarua meskipun sudah kritis tetapi diupayakan dapat terwujud. Namun siapa sangka yang terjadi bukannya mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas terkait, harapan mereka hanya menepi di "Negeri Harapan", yang muncul adalah kekecewaan dan termuat dalam ungkapan anggota Pepeling. "Saya Iwan Mei Chien atas nama pribadi dan atas nama Pepeling mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas support, dukungan dan bantuan dari semua pihak yang tidak dapat disebut satu persatu. Saya sangat bangga bisa berkolaborasi dengan semua yang hadir terutama rekan rekan yang datang dari jauh seperti Mapala IUQI Leuwiliang dan Komunitas Markonah Ciampea, Bogor Barat," tutur Muhammad Syafwan atau biasa disapa Iwan Meichin. Namun dirinya merasa kecewa terhadap UPT yang menangani Sampah dan Pengairan karena ketidakhadirannya dalam aksi Grebeg Runtah tersebut. "Pendek kata kami kecewa dengan kejadian ini, alih-alih mendukung ini malah mengecewakan. Saya harap kejadian ini bukan upaya boikot dari mereka, Berkaca dari kejadian ini (Grebeg Runtah/red) saya kira DLH dan UPT Pengairan kinerjanya perlu dievaluasi. Apalagi ada desas desus konon mereka berselingkuh dengan sejumlah Hotel, Resort dan Villa untuk pengangkutan sampahnya dengan mematok harga yang lumayan tinggi," keluhnya. Hal senada dikatakan Adeas, Aktivis Pepeling lainnya mengaku sangat kecewa kepada DLH dalam hal ini UPT terkait, Padahal surat undangan jauh-jauh hari sudah disampaikan. "Acara kemarin sama sekali ga ada yang datang, dari PUPR juga sama. Hanya BPBD yang datang dari Kabupaten. Padahal surat undangan jauh-jauh hari sudah kami kirimkan tertanggal 18 November 2019. Masa kalah sama anak Pramuka, Ga digaji ga ada insentif tapi hadir sampai acara selesai." pungkasnya. Reporter : Taufik Hidayat

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedLINGKUNGAN#Sampah
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua