PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEPENAPUBLIKWarga Keluhkan Pembangunan Jalan Lingkungan di Sirnagalih
    PenaPublik

    Warga Keluhkan Pembangunan Jalan Lingkungan di Sirnagalih

    Warga Kampung Kebon Jati RT. 01 RW 11 Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Mengeluhkan soal Pembangunan Jalan Lingkungan sepanjang empat ratus (400) meter dengan lebar 2,5 meter dan tinggi 10 cm yang menelan anggaran sebesar  RP. 164. 566. 294 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap dua

    10 September 2018 pukul 14.38 WIBIwans
    Bagikan:
    Warga Keluhkan Pembangunan Jalan Lingkungan di Sirnagalih
    Warga Keluhkan Pembangunan Jalan Lingkungan di Sirnagalih.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Tamansari, PenaPublik.com - Warga Kampung Kebon Jati RT. 01 RW 11 Desa Sirnagalih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Mengeluhkan soal Pembangunan Jalan Lingkungan sepanjang empat ratus (400) meter dengan lebar 2,5 meter dan tinggi 10 cm yang menelan anggaran sebesar RP. 164. 566. 294 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap dua. "Pembangunan Jaling tersebut tidak sesuai RAB yang ada," kata Utis, warga Kebon Jati. Lebih lanjut Utis Mengatakan, padahal sebelum dilakukan betonisasi masyarakat sekitar telah melakukan pembangunan dasar seperti pondasi di tebingan perataan jalan secara swadaya. "Pihak Pemerintah Desa Sirnagalih hanya melaksanakan betonisasinya saja seharusnya memenuhi ke inginan warga, pembangunan harus sesuai yang di rencanakan, tapi saat ini hasil pembangunan tidak sesuai RAB yang di ajukan sebelum nya, terlihat kondisi jalan yang telah di anggap selesai pengerjaan nya banyak yang tidak sesuai selain banyak titik retak-retak rusak, dan pada volume ketebalannya ada di beberapa titik yang tidak sesuai ukuran yang telah ditentukan," ujarnya kepada wartawan. Sementara Ketua RT, setempat menambahkan, Untuk persiapan survey awal lapangan memang melibatkan warga sekitar bahkan di bahas pada rapat Rencana Pembangunan tingkat Dusun ( MUSDUS). Pembangunan perataan jalan pembangunan dasar seperti pondasi tebingan dari swadaya masyarakat. "Kita pernah rapat tingkat Dusun (musdus) dan di sampaikan anggaran ini hanya untuk Betonisasinya saja, kemudian pengerjaannya pun di serahkan ke pihak ketiga, jadi keterlibatan pekerjaan, masyarakat hanya pada penyediaan dasar jalan dan untuk pengerjaan Betonisasi di laksanakan oleh pihak yang memenangkan tender mengenai banyaknya titik yang rusak telah di sampaikan ke pihak Desa maupun pihak pemborong Sebagai penerima manfaat satu sisi puas sisilain tidak puas juga ketika melihat kondisi soal banyak nya titik yang retak memang tidak sedap di pandang," ungkapnya. Sementara menurut Heti, Kaur Pembangunan Desa Sirnagalih saat di konfirmasi mengatakan, sebelum dilakukannya Betonisasi jalan ini pihak Pemerintah Desa telah melakukan koordinasi beberap kali dan melakukan rapat dengan warga sekitar di rumah Ketua RT, wargapun sangat antusias untuk pembangunan jalan ini selain tenaga bahkan anggaran dari swadaya masyarakat untuk pembangunan dasar jalan itu kurang lebih terkumpul hampir mencapai sepuluh juta. Dan mengenai kerusakan serta kurangnya ukuran yang dikeluhkan warga, menurut Heti, Kaur Pembangunan, terkait yang retak - retak pihaknya telah mengajukan meminta perbaikan ke pihak ke tiga selaku pelaksana. "Karena pada pengerjaan Betonisasi pihak Pemdes telah menyerahkan kepada pihak ketiga." pungkasnya. (Wan/TH)

    Penulis: Iwans|Editor: —
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Sebuah Curahan Hati Dalam Renungan RamadhanPenaPublik

    Sebuah Curahan Hati Dalam Renungan Ramadhan

    Aktivis Bosel Galang Dana Rakor PMBSPenaPublik

    Aktivis Bosel Galang Dana Rakor PMBS

    Irjen Kemdikbud Periksa Rektor Unima Terkait Rekomendasi OmbudsmanPenaPublik

    Irjen Kemdikbud Periksa Rektor Unima Terkait Rekomendasi Ombudsman

    Ketua KPU bersama Muspika Cisarua Hadiri Kegiatan Konsolidasi KPPSPenaPublik

    Ketua KPU bersama Muspika Cisarua Hadiri Kegiatan Konsolidasi KPPS

    Panglima TNI Tegaskan Sikap Netral dan NKRI Adalah Harga MatiPenaPublik

    Panglima TNI Tegaskan Sikap Netral dan NKRI Adalah Harga Mati

    Dahsyatnya Sebuah Pena : Refleksi Akhir TahunPenaPublik

    Dahsyatnya Sebuah Pena : Refleksi Akhir Tahun

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua