PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKWarga Puncak : Imigran Seenaknya Usir Saja, Aktivis Laporkan Oknum Pengancam
    Melirik

    Warga Puncak : Imigran Seenaknya Usir Saja, Aktivis Laporkan Oknum Pengancam

    Keberadaan para imigran di wilayah Puncak berdampak pada berbagai hal baik perekonomian, adat, tradisi, budaya & perbedaan lainya ke masyarakat

    26 Juli 2019 pukul 19.25 WIBIwans
    Bagikan:
    Warga Puncak : Imigran Seenaknya Usir Saja, Aktivis Laporkan Oknum Pengancam
    Warga Puncak : Imigran Seenaknya Usir Saja, Aktivis Laporkan Oknum Pengancam.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Cisarua, PenaPublik.com- Keberadaan para imigran di wilayah Puncak berdampak pada berbagai hal baik perekonomian, adat, tradisi, budaya & perbedaan lainya ke masyarakat, keberadaan mereka pun juga dirasakan sangat mengganggu. Pasca kejadian yang menimpa para pekerja bangunan yang mana didalamnya ada seorang aktivis, Warga dan aktivis Forum Puncak Ngahiji mendatangi pihak Polsek Cisarua untuk melaporkan oknum imigran pengancam yang membawa senjata tajam. "Iya kami dari Forum Puncak Ngahiji setelah berkoordinasi dengan rekan-rekan lainnya melalui Whatsapp Grup PN memutuskan dan sepakat melaporkan oknum tersebut ke pihak berwajib Polsek Cisarua," terang Mulyana Bram, Aktivis Puncak Ngahiji didampingi rekannya pada Kamis (25/07). Mulyana Bram menambahkan, Lanjutnya kejadian ini menjadi contoh yang tidak bisa ditolelir lagi dengan keberadaan para imigran yang hidup seenaknya di wilayah Puncak dan sekitarnya. "Apapun itu mereka para imigran sudah mulai mengganggu kehidupan masyarakat bahkan ada yg melakukan berbagai praktek usaha sehinhga cenderung merebut usaha ekonomi masyarakat setempat dan lain sebagainya di wilayah kami. Mendengar kejadian pengancaman dan intimidasi yang telah menimpa kepada rekan kami tentu saja kami sangat tidak senang, sepertinya ini sudah masuk ranah hukum harus diusut tuntas hingga ke akar-akarnya. Masyarakat jangan tinggal diam," ucapnya dengan nada kesal.

    Aktivis Puncak Ngahiji melaporkan kejadian kepada Kapolsek Cisarua
    Aktivis Puncak Ngahiji melaporkan kejadian kepada Kapolsek Cisarua
    Sementara itu Sandi atau biasa disapa Codet menuturkan bahwa kejadian seperti ini menjadi contoh yang buruk bagi siapapun, Dirinya khawatir akan terjadi hukum rimba jika hal tersebut didiamkan. "Kalau orang sudah mengayun-ayunkan pisau dan akan diarahkan kepada oranglain berarti itu ada niatan gak baik dan mau menganiaya," timpalnya. Warga masyarakat Puncak lainnya pun banyak bersuara keras setelah membaca berita yang sebelumnya disajikan tim redaksi. Warga menilai dan berharap dengan kejadian tersebut semoga kedepannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Ini harus diambil sikap tegas oleh semua elemen terutama pihak berwajib. Usir saja para imigran yang membuat onar dan kacau di wilayah Puncak." pungkas seorang warga Cisarua. Setelah ada pelaporan terkait pengancaman oknum imigran Kapolsek Cisarua, Kompol Nur Ichsan memerintahkan jajarannya untuk mengkroschek keberadaan oknum imigran yang tinggal di Kampung Ciburial Citra RT 04 RW 04, Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua. Namun hingga berita ini diturunkan yang dicari tidak berada ditempat, entah kemana rimbanya? Reporter : Taufik Hidayat

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedSOSIAL#OpiniPublik
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua