PenaPublik
HOMEPemerintahanMelirikDesaPesonaBincangFigur
FeaturedPERISTIWA#Cisarua#DanaDesa#Puncak#BLTDanaDesa
PENAPUBLIK.COM Kami percaya bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga. Melalui tulisan, gagasan dapat disebarluaskan, dipertukarkan, dan diubah menjadi aksi nyata. PenaPublik.com hadir sebagai jembatan antara pemikiran, informasi, dan perubahan sosial yang positif.
Teks contoh
JELAJAHI
Tentang KamiRedaksiPedoman MediaKebijakan PrivasiKontak
JELAJAHI
Berita TerkiniPolitikEkonomiTeknologiOlahraga
IKUTI KAMI
© 2026 PenaPublik.com . All rights reserved.
    HOMEMELIRIKWarga Sukamantri Keluhkan Jalan yang Rusak Parah dan Penuh Lubang
    Melirik

    Warga Sukamantri Keluhkan Jalan yang Rusak Parah dan Penuh Lubang

    Jalur alternatif yang berada di Kampung Nyalindung, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor rusak parah. Jalan ini merupakan salah satu akses jalan dari Tamansari menuju perumahan elite

    30 Juni 2020 pukul 17.01 WIBIwans
    Bagikan:
    Warga Sukamantri Keluhkan Jalan yang Rusak Parah dan Penuh Lubang
    Warga Sukamantri Keluhkan Jalan yang Rusak Parah dan Penuh Lubang.
    #Jadikan PenaPublik.com sumber pilihan pencarian Google

    Tamansari, PenaPublik.com - Jalur alternatif yang berada di Kampung Nyalindung, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor rusak parah. Jalan ini merupakan salah satu akses jalan dari Tamansari menuju perumahan elite Bogor Nirwana Residence (BNR) dan arus lalu lintas kendaraan di jalan tersebut terlihat cukup ramai. Namun, mereka (para pengendara) tidak berani melaju kendaraannya dengan kencang, sebab material jalan sudah rusak dan penuh lubang. Rusli, warga setempat menuturkan rusaknya Jalan yang ada di Kampungnya itu sudah cukup lama. Padahal, kata dia, banyak aktivitas kendaraan yang melintas karena jalan ini merupakan salah satu jalan alternatif menuju Pondok Bitung dan juga BNR. "Iya disini memang selalu rame, apalagi kalau sore hari banyak pengendara yang lewat, ada yang ke Pondok bitung atau yang ke BNR, begitu pun sebaliknya," ujar Rusdi. Menurutnya dengan kondisi Jalan tersebut yang sudah rusak sehingga banyak warga yang mengeluh terlebih warga yang berada di pinggir Jalan, Bahkan setiap hari selalu diselimuti debu. Belum lagi, kalau hujan turun kondisinya jadi becek dan disesaki lumpur. "Lebih parah kalo turun hujan, kondisinya udah kayak kubangan kerbau terus airnya kotor dan banyak lumpur," keluhnya. Rusli dan warga setempat berharap, Jalan alternatif yang kini kondisinya rusak tersebut itu mesti mendapat perhatian dari Pemerintah. "Ya, kita sebagai warga inginnya diperbaiki lagi, agar kita pun nyaman," ucapnya. Sementara itu menurut Oba Maryadi, Pjs Desa Sukamantri yang juga Kasi Pelayanan di Kantor Kecamatan Tamansari saat dimintai tanggapan terkait permasalahan Jalan alternatif yang mengalami kerusakan cukup parah pihaknya mengatakan soal tracking jalan tersebut itu ranahnya Pemkab dari mulai nyalindung, pondok bitung termasuk jalan yang ada didepan Kantor Desa. "Itu hak kewenangan dan pengurusannya dikelola Pemerintah Kabupaten bukan ranahnya Desa karena itu anggaranya Milyaran, kita punya ADD tapi ada keterbatasan cuma ratusan juta," terangnya pada Selasa siang (30/06). Masih kata Oba, Pihaknya mengaku seringkali berupaya melaporkan ke pihak UPT terkait, Bahkan agenda-nya di Bulan Juli ini akan diperbaiki termasuk Jalan disekitar Desa Pasir Eurih yang juga parah. "Jadi itu direncanakan sebelum ada Covid dan waktu saya menjabat di Desa Pasir Eurih itu bulan Juni 2020 tapi sampai hari ini di Pasir Eurih pun belum diperbaiki bahkan di sana lebih hancur ketimbang di sini." tandasnya. Reporter : Taufik

    Penulis: Iwans|Editor: —
    FeaturedLINGKUNGAN#Pemekaran
    I

    Penulis

    Iwans

    ARTIKEL TERKAIT

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin WilayahMelirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa NgamukMelirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa BaratMelirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan ImMelirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa CibeureumMelirik

    Masa Jabatan KDM Berakhir, Camat Heri Lantik Arbik Pimpin Desa Cibeureum

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan TakjilMelirik

    Jum'at Berkah, Pemuda Pancasila Kecamatan Megamendung Berbagi Ratusan Takjil

    TERPOPULER

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung
    Pemerintahan

    Tambah Layanan Bagi Masyarakat, Danrem 061/Suryakencana Resmikan Posramil Megamendung

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah
    Melirik

    Pengurus Lingkungan Sesalkan Aktivitas Cut and Fill Tak Ada Ijin Wilayah

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk
    Melirik

    Sungai Cisarua Puncak Keruh Tercemar, Warga Didua Desa Ngamuk

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat
    Melirik

    Inspiratif…Siswa SLB Kota Bogor Raih Juara 2 Desain Grafis FLS3N Tingkat Jawa Barat

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program
    Desa

    Jelang Akhir Tahun, Pemdes Jambuluwuk Ciawi Gelar Sosialisasi Berbagai Program

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im
    Melirik

    Wujud Kepedulian Sosial, Kades dan Tokoh Masyarakat Cipayung Girang Apresiasi Vihara Bio Kwan Im

    Lihat Semua