PenaPublik_20221220190524.jpg
Read Time:1 Minute, 55 Second

MEGAMENDUNG, PENAPUBLIK.COM – Mamat S.E (47) atau biasa disapa Budi, Salah seorang Kepala Desa yang kini aktif menjabat di Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor dengan masa jabatan 2019-2024, setidaknya sudah setengah periode Ia jalani tugas sebagai orang nomor wahid di Desa tersebut.

Sarjana ekonomi yang sudah berusia kepala empat itu bertekad memajukan Desa-nya agar mampu menjadi contoh bagi Desa lainnya, dalam upaya tersebut Ia ingin menyentuh kebutuhan masyarakat Desa secara merata terutama dalam bidang infrastruktur.

Kebutuhan infrastruktur di Desa Sukamahi seperti halnya jalan lingkungan yang baik adalah salah satunya, Ia berharap dapat menuntaskan misi pemerataan pembangunan infrastruktur itu dalam penyerapan anggaran tahun mendatang (2023).

Budi Mamat S.E, Kepala Desa Sukamahi

“Saya ingin ada pemerataan pembangunan, ya seperti jalan lingkungan di seluruh wilayah Desa, tahun depan kayaknya bakal bisa kecapai target itu,” kata Budi disela-sela obrolannya pada Selasa siang (20/12/2022).

Saat ditanya arah kebijakan apa selanjutnya, Ketika nanti pemerataan infrastruktur sudah dicapai, ia mengungkapkan perhatiannya terhadap perkembangan dibidang ekonomi.

“Setelah itu ke bidang perekonomian, kemungkinan ke arah pengembangan wisata karena ada lokasi yang berpotensi, kita juga ada Sungai buat dimanfaatkan,” ungkapnya.

Desa Sukamahi sendiri memiliki sumberdaya keuangan yang cukup besar untuk menunjang hal tersebut, sebut saja di Bagian Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD), menurutnya ada sekitar 1 Milyar dapat diserap.

Dana BHPRD sendiri diakui membantu arah kebijakan berskala Desa untuk lebih luwes sesuai kebutuhan, mengingat bantuan keuangan lain seperti Dana Desa yang sudah memiliki prioritas khusus diatur oleh Pemerintah Pusat.

“Dana Desa kan udah ada prioritasnya, tahun ini misalnya itu Ketahanan Pangan dan BLT penangan covid-19, BHPRD kita relatif lebih besar dibanding desa lain di kecamatan Megamendung,” jelasnya.

Menurutnya, Nominal cukup besar itu tidak lepas dari capaian pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan yang mampu membawa Kecamatan Megamendung memiliki peringkat cukup baik di Kabupaten Bogor.

Melirik ke bidang teknologi, ia juga memiliki ketertarikan yang cukup besar dan tengah berusaha memasuki lebih dalam ke proses transformasi digitalisasi guna menyesuaikan dengan perkembangan era saat ini.

Membawa misi perbaikan pelayanan, meski masih berusaha ia berharap dapat lebih baik lagi hingga dapat menjadi contoh bagi deaa yang lain.

“Alhamdulillah disegi administrasi saya rasa sudah lebih baik, harapannya kedepan bisa menjadi desa percontohan dan dikenal sebagai desa rujukan minimal wilayah Kecamatan Megamendung.” pungkasnya.

Reporter : Adeas/Wan.
Editor: Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *