Pertama-Dikecamatan-Cisarua-Pemdes-Tugu-Selatan-Kembali-Geber-Samisade.jpg
Read Time:1 Minute, 32 Second

CISARUA, PENAPUBLIK.COM – Pertama di Kecamatan Cisarua, Pemerintah Desa Tugu Selatan menggelar launching Satu Miliar Satu Desa (Samisade) tahun 2022 sebagai salah satu program infrastruktur yang ada di Kabupaten Bogor. Launching tersebut digelar di Villa Rindu Gunung, Desa Tugu Selatan dihadiri Wakil Ketua DPRD, Muspika Cisarua, Pemdes, BPD, LPM, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama serta Pendamping Desa juga unsur lainnya pada Senin (31/10/2022).

Program Samisade Satu Miliar Satu Desa berupa pembangunan Betonisasi Jalan Desa berlokasi di Jalan Jati Unggul hingga sekolah SD diwilayah RW 12.

Menurut Ivan Pramudia, Camat Cisarua dalam sambutannya mengatakan bahwa Program Samisade anggaran tahun 2022 akan terus digeber berhubung waktu yang hanya kurang dari 2 bulan.

“Pemerintah Desa hanya punya waktu kurang dari 2 bulan dan harus segera beres. Mulai dari pembangunan hingga laporan pertanggung-jawaban atau LPJ,” terangnya.

Masih kata Ivan, Dikecamatan Cisarua dari 9 Desa yang ada dan berhubung waktunya mepet, pihaknya akan terus memantau pembangunan infrastruktur sebelum akhir tahun.

“Ya, Akan terus kita pantau hingga akhir tahun 2022 ini,” tegasnya.

Di tempat yang sama, M. Eko Windiana, S.Pd, Kepala Desa Tugu Selatan mengatakan bahwa pembangunan betonisasi Jalan Desa diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi dan mobilitas serta akses warga.

“Hari ini kita alokasikan untuk dua ruas jalan yakni di Jalan Jati Unggul dan di Jalan Asia Afrika sebagai jalur alternatif hingga Desa Cibeureum dengan nilai yang sama satu (1) miliar. Alhamdulillah hampir 75 persen jalan di Tugu Selatan sudah bisa terealisasi. Adapun penunjukkan lokasi berdasarkan RPJMDes,” ucap Eko sapaan akrabnya.

Pihaknya berharap, Dengan program tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar karena turut membantu dalam peningkatan infrastruktur dan menunjang dalam pembangunan SDM khususnya di Desa Tugu Selatan.

“Lokasi itu merupakan akses warga yang dipergunakan sebagai jalur pariwisata, ekonomi dan pendidikan. Sementara yang jalan di Baru Keramat itu jalan lintasan antara Desa Tugu Selatan menuju Desa Cibeureum.” pungkasnya.

Laporan : Fatwa
Editor : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *