Warga-Banjarsari-Keluhkan-TPU-dan-Sampah-Kades-Misbah-Nangis-Depan-Dewan-Ingat-Almarhumah-Ibu.jpg
Read Time:2 Minute, 34 Second

CIAWI, PENAPUBLIK.COM – “Ijin Pak, Kami khususnya warga didua RT yakni 4 dan 5 RW 03, Kampung Belendung, Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi menginginkan dan berharap kepada Pemerintah baik Desa, Kecamatan maupun Kabupaten agar kiranya mau berupaya membantu tersedianya kebutuhan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) bagi warga masyarakat disini. Mudah-mudahan kedepannya hal itu bisa diwujudkan karena kami sangat membutuhkannya,” sebuah penggalan kalimat yang memiliki pesan mendalam disuarakan oleh salah seorang warga RT 5 RW 03 Kampung Belendung.

Ia berdiri dihadapan warga lainnya saat mendapat kunjungan dari Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PPP yakni Usep Supratman didampingi team beserta para relawan juga kader serta Ketua PAC PPP, Camat Ciawi, Kepala Desa dan unsur serta lembaga lainnya, Pada Minggu (5/12/2021).

Tak hanya dia, Asa sekaligus harapan tersebut memang sejatinya diakui oleh sebagian besar khususnya warga yang bertempat tinggal di Kampung Belendung terkait belum adanya lahan peruntukkan TPU (Tempat Pemakaman Umum) di Desa Banjarsari.

Ahirnya Warga Kampung Belendung Banjarsari Miliki Baktor Pengangkut Sampah.

Dilokasi kegiatan, Misbah, Kepala Desa Banjarsari, Ia menerangkan bahwa terkait TPU menjadi salah satu PR atau tugas yang Ia emban bahkan menjadi bagian dari program ketika dirinya mencalonkan diri menjadi Kepala Desa Banjarsari.

“Soal TPU memang itu program kampanye saya saat mencalonkan diri jadi Kades bahkan mentargetkan 1 RW 1 titik karena diakui juga terkait TPU itu tidak hanya di Desa Banjarsari saja tetapi di Desa lainnya pun mengeluhkan hal yang sama termasuk ya di Kampung Belendung ini lahan pemakaman sudah penuh. Tapi insyaAllah saya akan berupaya mencarikan solusi untuk menjawab permasalahan tersebut meskipun mungkin nanti untuk membeli lahan dengan uang pribadi saya sendiri,” ujarnya.

Sempat terdiam sejenak tatkala bicara TPU, Hingga Ia menitikkan air mata mengingat kepergian Ibunda tercinta untuk selama-lamanya. Misbah menceritakan bagaimana ketika akan memakamkan Ibunda-nya tidak ada lahan bahkan harus rela membeli sebidang tanah.

“Ingat almarhum Ibu saya ketika meninggal dunia dulu itu susah Pak, Sampai harus beli tanah untuk pemakaman Ibu saya waktu itu. Maka-nya ketika saya kampanye dulu itu pengen harta saya dibelikan untuk TPU. Ada sih yang menawarkan lahan tapi diluar Desa, Makanya mungkin target saya per RW satu titik meskipun itu lahannya 100 hingga 400 meter persegi juga gak apa-apa yang penting tidak terlalu jauh dari warga. Jadi insyaAllah untuk TPU akan terwujud, mungkin nanti tinggal waktu dan tempatnya dimana itu yang pasti kami akan mengikuti keinginan dari warga, tidak bisa memaksakan kehendak kami,” urai-nya.

Dikesempatan yang sama, Encop, Salah seorang warga RT 4 RW 03 mengeluhkan terkait sampah yang kondisinya saat ini sudah memprihatinkan.

“Tiap manusia itu kalau sudah makan kan pasti menghasilkan masalah sampah ya sehingga berdampak pada lingkungan juga, Saya berharap kepada pejabat yang hadir saat ini mampu menyelesaikan permasalahan sampah khususnya di Desa Banjarsari ini.” ungkapnya.

Usai kegiatan kunjungan peresmian dan syukuran proyek jalan Samisade di Kampung Belendung wilayah RW 03. Usep Supratman, DPRD Kabupaten Bogor mewakili anggota DPR RI Hj. Elly Rahmat Yasin secara simbolis memberikan kunci 1 unit kendaraan baktor pengangkut sampah kepada pengurus RT setempat yang sebelumnya memberikan santunan kepada puluhan yatim piatu yang ada di Kampung tersebut.

Reporter : Taufik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.